Foto: cookpad
Resep Wajik Aren Cempedak
Wajik aren cempedak menghadirkan perpaduan unik antara manisnya gula aren yang karamelisasi alami dengan aroma tropis cempedak yang menggoda. Kue tradisional berbahan dasar ketan ini mendapatkan sentuhan modern melalui inovasi penggunaan cempedak segar, menciptakan lapisan rasa yang kompleks mulai dari gurihnya ketan pulen, legitnya gula aren, hingga wangi khas cempedak yang membaur sempurna.
Resep warisan Nusantara yang diinovasi ini tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mengandung nilai nostalgia akan citarasa Indonesia yang autentik.
Bahan
500 gr beras ketan
500 ml santan kental
250 gr gula aren
2 sdm gula pasir
2 lbr daun pandan
1/4 sdt garam
Cara Membuat
1. Rendam beras ketan minimal 5 jam atau semalaman. Cuci bersih & tiriskan. kupas cempedak, buang bijinya.
2. Masukkan ke dalam kukusan yang airnya telah mendidih, kukus selama 20 menit atau sampai setengah matang (aron). Siram dengan 200ml santan kental (diambi dari 500ml santan), aduk rata sampai santan meresap ke seluruh ketan. Kukus lagi 25 menit atau sampai matang. Angkat & sisihkan.
3. Masak gula merah yang telah di sisir dengan gula pasir, garam, daun pandan & sisa santan kental. Aduk rata, masak dengan api kecil sampai gula larut & mendidih.
4. Setelah mendidih, aduk terus sampai gula mengental. Kemudian masukkan nasi ketan sedikit demi sedikit sambil terus di aduk. tambahkan cempedak, aduk rata. Masak sampai air gula menyusut & teksturnya agak keras & berat ketika diaduk.
5. Angkat & masukkan dalam loyang diameter 20cm atau 22cm yang sudah dioles minyak & dilapisi plastik atau dalam cetakan plastik kecil kecil. Tutup atasnya dengan serbet/kain bersih & biarkan hingga dingin suhu ruang. potong-potong dan sajikan.
