Ini Dia 3 Jajanan Tradisional Lezat Khas Nusantara, Yang Mana Favorit Anda? Ini Dia 3 Jajanan Tradisional Lezat Khas Nusantara, Yang Mana Favorit Anda?

Foto : feelingindonesia

  • RAA
  • Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:21 WIB

Ini Dia 3 Jajanan Tradisional Lezat Khas Nusantara, Yang Mana Favorit Anda?


Indonesia selain terkenal dengan budaya nya yang beragam, dunia kuliner nya pun juga sama beragamnya. Salah satunya adalah dalam jenis jajanan/camilan nya. Berikut ini beberapa diantaranya :


1. Kue Cucur


Foto : resepedia

Kue cucur adalah camilan tradisional Indonesia yang juga populer di Malaysia (kuih cucur) dan Thailand (khanom fak bua). Terbuat dari kombinasi gula aren, tepung beras dan santan yang digoreng hingga renyah. Kudapan manis ini biasanya diratakan di bagian pinggirnya agar tetap kental di bagian tengahnya.

Versi Indonesia yang paling populer adalah varietas Betawi dari Jakarta. Di Thailand, kue cucur mirip dengan bunga teratai, yang diyakini melambangkan cinta pasangan yang baru menikah, sehingga sering disiapkan pada acara pernikahan dan festival di Thailand. Kue cucur disajikan panas, hangat, atau pada suhu ruangan, paling baik dimakan selagi masih segar, kalau tidak akan lengket dan kaku.

2. Nagasari


Foto : feelingindonesia

Nagasari adalah kue tradisional yang dibuat dengan adonan tepung dan santan serta irisan pisang. Kombinasi tersebut dibungkus dengan daun pisang, kemudian dikukus hingga sempurna. Teksturnya lembut, creamy. Adonan biasanya dibuat dengan campuran pisang matang, tepung beras, tepung tapioka, santan, vanili, gula pasir, dan garam.

Nagasari adalah makanan ringan populer yang dapat ditemukan di seluruh negeri dan dijual di sebagian besar pasar makanan.

3. Klepon


Foto : cookpad

Jajanan ini diolah dengan cangkang tepung ketan yang dibungkus dengan isian gula aren. Kulit terluar biasanya diwarnai hijau, secara tradisional dengan bantuan daun pandan atau dracaena, sedangkan seluruh bungkil dilapisi dengan kelapa kering.

Asal usul klepon biasanya diasosiasikan dengan Jawa, sedangkan suguhan yang sama lebih dikenal sebagai onde-onde atau buah melaka di beberapa bagian Sulawesi, Sumatera, dan Malaysia. Perlu dicatat selain di Jawa, istilah onde-onde biasanya mengacu pada bola nasi jin deui Cina.

Bola klepon biasanya disajikan dalam daun pisang, dan jika baru disiapkan, isinya berbentuk cair dan harus dikonsumsi dengan hati-hati.