Foto: masakapahariini
Inilah Makanan-Makanan Yang Akan Membuat Anda Selalu Merindukan Surabaya
Sebagai pintu gerbang utama ke Jawa Timur, Surabaya menyebut dirinya sebagai ibu kota pesona. Kota metropolis terbesar kedua di Indonesia, terkenal dengan situs kulinernya, memungkinkan para pelancong untuk menjelajahi lebih dalam makanan lokal. Selain itu, Surabaya memiliki warisan kuliner luar biasa yang telah melegenda selama beberapa dekade.
Rawon
Berasal dari Surabaya, rawon adalah makanan khas Jawa Timur. Rawon sering dimakan saat upacara pernikahan atau perayaan tradisional.
Sup hitam terdiri dari kaldu, daging sapi potong dadu, dan nasi kukus. Warna kuah menjadi sangat gelap karena menggunakan "kluwek", bumbu yang memiliki rasa pedas. Kaldu sapi direbus dengan beberapa bumbu termasuk “kluwek”, bawang merah, bawang putih, jahe, daun jeruk, terasi, dan serai. Biasanya dimakan dengan bawang merah goreng, tauge, sambal, dan kerupuk udang.
Lontong Balap
Lontong balap, asli Surabaya, punya cerita unik di balik namanya. Dulu para pedagang makanan ini membawa-bawa keranjang berat yang berlomba-lomba mendapatkan pelanggan di pasar Wonokromo. Hidangan ini terutama dibuat dari lontong (kue beras), tauge, tahu goreng, dan "lentho". Disajikan dengan kuah bening bersama dengan bawang goreng, kecap manis, kerupuk, dan sate daging cangkang.
Tahu Campur
Tahu campur terdiri dari daging sapi yang empuk, tahu goreng, bola singkong, tauge, selada, dan bihun kekuningan di piringnya. Bahan-bahan ini dicampur dengan kuah panas dan bawang goreng. Tahu campur biasanya dimakan dengan kerupuk udang. Anda bisa menambahkan kecap manis, sambal, dan perasan jeruk nipis.
