Udeng, Ikat Kepala Khas Yang Dikenakan Laki-Laki Bali Udeng, Ikat Kepala Khas Yang Dikenakan Laki-Laki Bali

Foto: kintamani

  • RAA
  • Sabtu, 10 April 2021 - 17:19 WIB

Udeng, Ikat Kepala Khas Yang Dikenakan Laki-Laki Bali


Seperti halnya daerah lain di Indonesia, Bali juga memiliki pakaian adat. Salah satunya adalah udeng, ikat kepala yang dikenakan oleh laki-laki Bali.


Udeng biasa digunakan oleh semua kalangan. Baik itu bangsawan atau orang biasa, dari anak-anak hingga orang tua, seluruh masyarakat Bali memakai ikat kepala ini.

Udeng biasanya dibuat dari kain dengan panjang kurang lebih setengah meter. Pembuatan udeng ini membutuhkan keahlian tersendiri, sehingga umumnya hanya diproduksi di daerah tertentu saja. 

Pengrajin udeng dan juga kain lain yang terbuat dari kain diproduksi di daerah Karangasem.Salah satu desa yang paling terkenal dengan kerajinan kainnya adalah Desa Sidemen.

Di Desa Sidemen ini, bisa ditemukan udeng dengan berbagai macam motif, mulai dari polos, ornamen metalik, corak batik, dan corak lain yang lebih modern.

Udeng memiliki bentuk bilateral asimetris dengan sisi kanan lebih tinggi dari sisi kiri. Bentuk asimetris ini memiliki makna filosofis dimana setiap orang harus berusaha melakukan kebenaran.


Laki-laki Bali menggunakan udeng dalam aktivitas sehari-hari. Masyarakat Bali biasanya menggunakan udeng baik dalam pertemuan informal, acara formal, hingga ritual dan upacara keagamaan.


Saat beribadah di pura, udeng ini digunakan untuk mencegah rambut rontok yang dapat melanggar kesucian pura. Udeng yang digunakan pada saat beribadah umumnya berwarna putih polos.