Foto : liputan6
Inilah Gamelan Alat Musik Dari Nusantara
Gamelan awalnya mengacu pada seperangkat alat musik daripada suatu genre.
Banyak jenis dari gamelan yang bersifat perkusif - berbagai jenis metalofon, drum, lonceng, gambang, dan alat musik melodis seperti seruling, senar, dan terkadang seorang vokalis.
Sama seperti banyak elemen budaya lain di Indonesia, ada variasi yang berbeda dari seni tradisional ini di seluruh budaya nusantara yang beragam, tetapi mungkin gamelan Jawa dan Bali adalah yang paling baik dilestarikan dan paling populer.
Dalam budaya Jawa, asal usul gamelan disebutkan dalam mitologi seorang pertapa bernama Sang Hyang Guru yang pertama kali menciptakan sejenis gong untuk memanggil para dewa.
Item yang lebih perkusif ditambahkan untuk mengirimkan pesan yang berbeda kepada para dewa, menghasilkan satu set lengkap instrumen.
Jejak gamelan paling awal ditemukan di relief Candi Borobudur, yang berasal dari abad ke-8.
Tetapi seperti banyak benda bersejarah lainnya, sulit untuk menentukan asal mula pasti, apakah waktu atau tempat, dari mana gamelan muncul dan berkembang.
Para ahli berpendapat bahwa kombinasi pengaruh Hindu dan Budha, adat istiadat Jawa sendiri, dan budaya perunggu di Asia Tenggara semuanya berkontribusi pada orkestra mistik ini.
Saat ini, suara gamelan yang memikat dapat ditemukan dalam banyak kegiatan mulai dari upacara dan pertunjukan tari atau teater tradisional hingga musik latar selama perawatan spa.
Namun awalnya, gamelan Bali dikembangkan sebagai tujuan keagamaan yang khusyuk, seperti mengusir roh jahat atau mempersiapkan jamaah untuk memasuki kondisi trance.
Faktanya, ketukan dalam gamelan Bali dapat digunakan sebagai isyarat untuk menghirup dan menghembuskan nafas untuk menginduksi keadaan meditasi.
