Inilah Tarian Seribu Tangan Dari Indonesia Inilah Tarian Seribu Tangan Dari Indonesia

Foto : daihatsu

  • RAA
  • Sabtu, 20 Maret 2021 - 11:10 WIB

Inilah Tarian Seribu Tangan Dari Indonesia


Saman (atau tarian seribu tangan) adalah salah satu tarian terpopuler di Indonesia. Asalnya dari kelompok etnis Gayo dari Gayo Lues, provinsi Aceh, Indonesia, dan biasanya dilakukan untuk merayakan acara-acara penting.

Tarian ini memiliki ciri ritme yang cepat dan harmoni yang sama di antara para penari. Kedua unsur tersebut merupakan  kunci dari tarian Saman, dan menjadi salah satu alasan Saman dikenal dan dipraktikkan secara luas di Indonesia, selain relatif mudah dipelajari.

Pada 24 November 2011, UNESCO secara resmi mengakui tarian tradisional Saman Aceh sebagai "Intangible Cultural Heritage in Need of Urgent Safeguarding"


Tarian tersebut dilakukan oleh sekelompok orang tanpa alat musik. Awalnya, kelompok ini khusus untuk laki-laki.

Dalam melakukan tarian ini, pemain menyanyikan beberapa lagu sambil melakukan beberapa gerakan yang menarik. Sebuah lagu pendek dapat berlangsung selama kurang lebih 15 hingga 20 menit.


Pertunjukan khas Saman biasanya terdiri dari unsur-unsur berikut: Para penari memasuki panggung dan segera membentuk barisan tunggal sambil duduk.


Penyanyi kemudian mulai menyanyi, dengan lirik pada awalnya secara umum menceritakan budaya Gayo dengan kecepatan sedang.

Para penari kemudian mulai menggerakkan tangan secara berirama mengikuti gerakan. Saat tarian berlangsung, gerakan juga dilakukan dengan lengan, kepala, dan tubuh bagian atas.


Kecepatan menjadi lebih cepat, dan posisi kursi bisa berubah. Unsur kuncinya adalah setiap penari harus bergerak pada waktu yang sama, menciptakan garis gerak yang homogen, berkesinambungan, yang sering disebut sebagai ciri khas tari Saman.

Satu hal yang membuat tarian ini cukup unik adalah tarian Saman asli yang berasal dari Gayo Lues ini tidak diiringi oleh alat musik apapun.