Potensi Daun Kelor dalam Menjaga Kesehatan Mata dan Mencegah Katarak
Daun kelor dikenal luas karena kandungan nutrisinya yang luar biasa dan manfaatnya bagi kesehatan, mulai dari mendukung kesehatan kulit hingga membantu menurunkan berat badan dan kadar gula darah. Tak banyak yang tahu bahwa tumbuhan ini juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan mata.
Tumbuhan kelor, yang berasal dari wilayah Afrika, Amerika Selatan, dan Asia, telah lama digunakan dalam dunia pengobatan tradisional. Kini, pemanfaatannya masih terus berkembang dalam pengobatan alami.
Dilansir dari Kumparan, berdasarkan sejumlah studi, ekstrak dari tanaman ini memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, dan anti-inflamasi.
Salah satu riset bahkan menyoroti potensi daun kelor dalam mencegah gangguan mata seperti katarak.
Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, dan merupakan penyebab utama gangguan penglihatan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.
Bahkan, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), katarak berada di posisi kedua sebagai penyebab kebutaan secara global.
Penyebab munculnya katarak bisa berasal dari berbagai faktor, seperti proses penuaan, diabetes, tekanan darah tinggi, hingga paparan sinar ultraviolet yang berlebihan.
Selain itu, kerusakan pada mata juga bisa disebabkan oleh stres oksidatif, yakni ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh.
Karena itulah, keberadaan antioksidan sangat penting dalam menjaga kesehatan mata. Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine meneliti potensi ekstrak batang kelor untuk mencegah katarak pada tikus yang sengaja dipaparkan stres oksidatif.
Hasilnya menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dalam kelor mampu memperkuat sistem perlindungan alami di mata dan mengurangi stres oksidatif yang bisa memicu katarak.
Meskipun hasil penelitian ini cukup menjanjikan, penggunaan kelor sebagai pengobatan untuk katarak masih membutuhkan banyak kajian dan uji lanjutan.
Oleh karena itu, sebelum mencoba menggunakan ekstrak daun kelor sebagai bagian dari terapi, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis atau dokter yang berkompeten.
