Daun Kelor sebagai Penambah ASI Alami: Sejauh Mana Efektivitasnya Daun Kelor sebagai Penambah ASI Alami: Sejauh Mana Efektivitasnya

  • RAA
  • Selasa, 29 Juli 2025 - 09:46 WIB

Daun Kelor sebagai Penambah ASI Alami: Sejauh Mana Efektivitasnya


Air Susu Ibu atau ASI dikenal sebagai sumber nutrisi utama yang paling ideal bagi bayi. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila banyak ibu menyusui berusaha mencari cara untuk meningkatkan produksi ASI, salah satunya dengan mengandalkan suplemen penambah ASI atau yang dikenal dengan istilah ASI booster.

Melansir Kumparan, kini berbagai produk ASI booster bisa ditemukan dengan mudah, baik di toko-toko maupun di platform e-commerce. 

Pilihannya pun beragam, mulai dari teh, susu bubuk, tablet, hingga cemilan seperti kue kering. Di samping itu, sebagian ibu lebih memilih bahan alami sebagai solusi, dan daun kelor adalah salah satunya.

Pertanyaannya, benarkah daun kelor efektif untuk membantu memperbanyak ASI?

Daun kelor telah lama dikenal sebagai bahan alami yang diyakini mampu mendukung produksi ASI. Tanaman ini termasuk ke dalam kategori galactagogue, yakni zat yang berfungsi merangsang dan meningkatkan produksi ASI.

Dalam sebuah penelitian yang dirujuk oleh situs Freshly Moms, disebutkan bahwa daun kelor menunjukkan efek yang positif terhadap peningkatan ASI.

Pada beberapa kasus, produksi ASI bisa meningkat lebih dari dua kali lipat setelah mengonsumsi daun kelor secara rutin.

Tak heran jika daun kelor tetap menjadi pilihan populer di kalangan ibu menyusui, meskipun banyak pilihan ASI booster lainnya bermunculan. 

Selain manfaat utamanya dalam mendukung produksi ASI, daun kelor juga memiliki kandungan kalsium yang bermanfaat bagi kesehatan ibu.

Kalsium sendiri tidak hanya penting untuk ibu, tetapi juga sangat dibutuhkan oleh bayi untuk mendukung proses tumbuh kembangnya.

Selain itu, konsumsi daun kelor juga diyakini dapat membantu mengurangi rasa nyeri setelah melahirkan, karena sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dimilikinya mendukung proses pemulihan rahim.

Meski begitu, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Menurut Gayatri Dawda, seorang ahli gizi asal India, melalui tulisannya di FirstCry Parenting, batas konsumsi daun kelor yang dianggap aman adalah sekitar 1.000 miligram per kilogram berat badan.

Dengan kata lain, daun kelor bisa menjadi pilihan alami yang bermanfaat sebagai penunjang produksi ASI, asalkan dikonsumsi dengan bijak dan sesuai kebutuhan tubuh.