Peluang Komoditas Indonesia Seperti Kopi dan Kakao Bebas Tarif Masuk AS Masih Terbuka Peluang Komoditas Indonesia Seperti Kopi dan Kakao Bebas Tarif Masuk AS Masih Terbuka

Foto: pixabay

  • RAA
  • Minggu, 27 Juli 2025 - 22:10 WIB

Peluang Komoditas Indonesia Seperti Kopi dan Kakao Bebas Tarif Masuk AS Masih Terbuka


Beberapa komoditas unggulan dari Indonesia masih berpeluang memperoleh pembebasan tarif dari kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang diberlakukan sejak masa pemerintahan Trump. 

Produk seperti kopi dan kakao termasuk dalam daftar komoditas yang kemungkinan besar akan dikenakan tarif nol persen.

Melansir Kumparan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa proses diskusi antara kedua negara masih terus berlangsung.

Ia menyebut bahwa perundingan tersebut akan membahas berbagai aspek teknis demi mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. 

Komoditas Indonesia yang tidak diproduksi secara domestik oleh AS seperti kelapa sawit, produk pertanian, hasil mineral, suku cadang pesawat, dan sejumlah produk manufaktur dari kawasan industri tertentu seperti zona perdagangan bebas juga menjadi bagian dari pembahasan ini.

Airlangga menjelaskan bahwa tarif impor untuk komoditas tersebut masih dapat dinegosiasikan agar lebih rendah dari tarif standar sebesar 19 persen, bahkan mungkin mendekati nol persen.

Di sisi lain, Airlangga juga menekankan bahwa tidak semua produk asal Amerika Serikat yang diimpor ke Indonesia akan dibebaskan dari kewajiban memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Hal ini merupakan bagian dari kesepakatan bersama antara kedua negara dalam negosiasi terkait tarif impor yang bersifat timbal balik.

Menurut Airlangga, pembebasan TKDN hanya diberikan untuk kategori barang tertentu seperti prototipe di bidang telekomunikasi, teknologi informasi, pusat data, serta peralatan medis.

Meski demikian, produk-produk tersebut tetap wajib mematuhi regulasi impor yang diberlakukan oleh kementerian terkait di Indonesia.