Berbagai Manfaat Kacang Kenari Untuk Kesehatan Anda
Kacang kenari memiliki kandungan senyawa aktif yang, berdasarkan penelitian, terbukti dapat meningkatkan fungsi memori dan menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang jika dikonsumsi secara teratur.
Kemampuan mengingat dalam jangka panjang adalah salah satu fungsi otak yang memungkinkan kita menyimpan dan mengakses informasi dalam waktu yang lama.
Dr. Greg Cooper, MD, PhD, selaku Kepala Neurologi Dewasa dan Direktur Memory Center di Norton Neuroscience Institute, Louisville, menjelaskan bahwa pola makan bergizi berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif dan daya ingat.
Memilih makanan yang baik untuk memori dapat membantu menjaga kinerja otak tetap optimal meskipun usia terus bertambah.
Berikut beberapa manfaat kacang kenari yang wajib Anda ketahui:
1. Tinggi Asam Lemak Omega-3
Kacang kenari mengandung omega-3 alami yang penting untuk struktur sel saraf di otak. Nutrisi ini membantu memperlancar komunikasi antar neuron, yang berperan dalam pembentukan memori.
Asupan omega-3 secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan kognitif dan peradangan otak.
2. Kaya Antioksidan
Antioksidan dalam kacang kenari melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa seperti polifenol dan melatonin membantu menjaga keseimbangan oksidatif dalam sistem saraf.
Perlindungan ini berdampak positif pada stabilitas memori dan memperlambat penuaan otak.
3. Meningkatkan Fungsi Kognitif
Studi menunjukkan bahwa kacang kenari dapat meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar, dan koordinasi motorik. Manfaat ini diperoleh melalui peningkatan plastisitas sinaptik di otak.
Penelitian terkini tahun 2025 mengungkap bahwa rutin mengonsumsi kacang kenari saat sarapan dapat meningkatkan daya ingat setelah 6 jam. Meski efeknya tidak langsung terlihat, manfaatnya nyata dalam mendukung fungsi memori sehari-hari.
Kacang kenari juga terbukti membantu meningkatkan kinerja otak dalam jangka pendek. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya tentang kaitan antara pola makan sehat dengan fungsi kognitif yang optimal.
