Foto: pixabay
Panduan Lengkap Memanen Jambu Mete dengan Cara yang Aman dan Efektif
Jambu mete, atau dikenal juga sebagai jambu monyet, merupakan tanaman yang bernilai ekonomi tinggi karena menghasilkan biji mete yang populer serta buah semu yang dapat diolah menjadi berbagai produk olahan.
Supaya hasil panennya maksimal, proses pemanenan jambu mete harus dilakukan dengan metode yang tepat.
Berikut adalah tahapan memanen jambu mete berdasarkan informasi dari gardeningknowhow.com dan beyondthenut.com, yang bisa dijadikan panduan :
Menentukan Waktu yang Tepat untuk Memanen
Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah mengenali waktu terbaik untuk memetik jambu mete. Umumnya, buah mete siap dipanen ketika warna buahnya berubah menjadi merah muda atau merah. Selain itu, kacang di bagian bawah buah akan berubah warna menjadi abu-abu, menandakan bahwa biji mete telah matang. Proses pematangan ini biasanya terjadi sekitar dua bulan setelah buah mulai terbentuk.
Memanen Buah dan Memisahkan Kacang
Setelah matang, buah jambu mete akan jatuh ke tanah dengan sendirinya. Sebaiknya buah segera dikumpulkan agar tidak membusuk. Kacang yang menempel di bagian bawah buah perlu dipisahkan dengan hati-hati. Pastikan proses ini dilakukan secara lembut untuk menjaga kualitas biji mete.
Mengeringkan Kacang Mete
Langkah selanjutnya adalah proses pengeringan. Setelah kacang dipisahkan dari buahnya, sebarkan kacang di atas permukaan bersih, misalnya di atas plastik lebar.
Proses penjemuran sebaiknya dilakukan di tempat yang teduh, tidak langsung terkena sinar matahari, selama kurang lebih tiga sampai empat hari.
Kacang perlu dibalik secara berkala agar pengeringan berlangsung merata. Proses ini penting untuk menghindari pertumbuhan jamur dan menjaga mutu kacang mete.
Penyimpanan yang Tepat
Setelah kering, kacang mete perlu disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Hindari paparan langsung sinar matahari. Gunakan wadah penyimpanan yang memungkinkan sirkulasi udara, seperti karung goni. Sirkulasi yang baik akan membantu menjaga kualitas kacang tetap prima hingga siap diolah lebih lanjut.
Pengolahan Kacang Sebelum Dikonsumsi
Langkah terakhir adalah mengolah kacang sebelum dikonsumsi. Biji mete harus diproses untuk menghilangkan minyak beracun yang terdapat pada kulitnya.
Tahap awal biasanya melibatkan pemanggangan untuk menetralkan racun. Setelah itu, kacang dikupas dan dicukur agar biji mete siap dikonsumsi.
Proses ini penting karena kulit kacang mengandung zat urushiol, yaitu senyawa beracun yang juga ditemukan pada tanaman poison ivy.
Dari mulai menentukan waktu panen hingga proses pengolahan akhir, seluruh tahapan pemanenan jambu mete harus dilakukan secara teliti.
Dengan mengikuti prosedur yang benar, kualitas hasil panen akan lebih terjaga dan aman untuk dikonsumsi.
