Panduan Mengeringkan Daun Kelor agar Tahan Lama dan Tetap Berkhasiat Panduan Mengeringkan Daun Kelor agar Tahan Lama dan Tetap Berkhasiat

  • RAA
  • Jumat, 18 Juli 2025 - 14:03 WIB

Panduan Mengeringkan Daun Kelor agar Tahan Lama dan Tetap Berkhasiat


Daun kelor atau Moringa oleifera dikenal luas sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Tanaman ini telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk berbagai keluhan, seperti demam, sakit tenggorokan, hingga membantu mengatur kadar gula dalam darah.

Agar dapat disimpan dalam waktu lama dan digunakan kapan saja, daun kelor perlu dikeringkan dengan cara yang tepat.

Menurut informasi dari artikel karya Andri Setiyanto (2023) di situs fkm.unair.ac.id, kelor merupakan tanaman obat yang berasal dari India dan telah menyebar luas di daerah tropis serta subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki berbagai nama lokal sesuai dengan wilayahnya.

Umumnya, daun kelor bisa langsung dikonsumsi dalam keadaan segar sebagai bahan sayur. Agar lebih awet, metode pengeringan menjadi pilihan yang banyak diterapkan.

Dalam laman scholar.unand.ac.id dijelaskan bahwa tujuan utama dari pengeringan daun kelor adalah untuk mengurangi kadar airnya. Dengan begitu, daun tidak cepat rusak dan dapat disimpan untuk waktu yang lebih lama, terutama saat hasil panen melimpah.

Pengeringan dengan sinar matahari menjadi cara tradisional yang paling sering digunakan. Daun yang sudah dibersihkan dan disortir ditempatkan di atas nampan secara merata dan diletakkan di area yang tidak terkena matahari secara langsung. 

Nampan-nampan tersebut biasanya disusun sejajar di lokasi penjemuran, dan daun-daunnya dibolak-balik setiap 12 jam sekali agar proses pengeringan merata.

Setelah kurang lebih enam hari, daun kelor yang telah kering dapat diangkat dan disimpan. Meski efektif, metode ini memiliki kekurangan, terutama jika cuaca tidak mendukung. Ketika hujan, proses pengeringan bisa jauh lebih lama dari yang diharapkan.

Sebagai solusi alternatif, digunakan metode pengeringan dengan temperatur rendah. Proses ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan kulkas sebagai ruang pengering.

Teknik ini bertujuan menjaga kandungan senyawa aktif dalam daun agar tidak rusak akibat panas yang berlebihan.

Dengan pengeringan yang tepat, daun kelor dapat dimanfaatkan kapan saja tanpa khawatir cepat rusak. Selain menambah kepraktisan, cara ini juga menjaga manfaat alami dari tanaman kelor tetap optimal untuk dikonsumsi di kemudian hari.