Tips Anti Gagal Membuat Brownies Kukus Tips Anti Gagal Membuat Brownies Kukus

Foto: kompas

  • RAA
  • Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:14 WIB

Tips Anti Gagal Membuat Brownies Kukus


Brownies kukus merupakan salah satu jenis kue yang bisa dibuat sendiri di rumah dengan cukup mudah.

Tetapi tak jarang proses pembuatannya tidak berjalan mulus. Banyak orang mengalami kegagalan saat mencoba membuat kue ini. 

Pada dasarnya, kesuksesan dalam membuat brownies kukus sangat bergantung pada resep yang digunakan serta teknik pengukusan yang tepat.

Ciri khas brownies kukus yang berhasil terletak pada teksturnya yang lembut dan empuk. Tekstur inilah yang membuat rasa brownies kukus semakin nikmat dan digemari.

Dalam buku berjudul "22 Peluang Bisnis Makanan untuk Home Industry" terbitan Redaksi AgroMedia (2007:63), dijelaskan bahwa brownies adalah kue cokelat yang digemari oleh segala usia, dari anak-anak hingga orang dewasa. Secara umum, brownies terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang dipanggang dan yang dikukus.

Meskipun sama-sama disebut brownies, keduanya memiliki sejumlah perbedaan. Perbedaan utama terletak pada cara memasak, rasa, tekstur, dan tampilan.


Brownies kukus biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut, moist, dan menyerupai kue bolu cokelat namun lebih padat. Bagian tengahnya cenderung kenyal dan pinggirannya bisa terasa agak kering. Sementara brownies yang dipanggang bisa memiliki tekstur fudgy yang padat dan legit.

Tekstur lembut pada brownies kukus dihasilkan dari adonan yang mengandung lebih banyak cairan. Selain itu, teknik pengukusan juga sangat berpengaruh terhadap hasil akhirnya.

Melansir Kumparan, jika ingin mendapatkan brownies kukus yang sempurna, perhatikan beberapa langkah berikut : 

Pertama, panaskan kukusan terlebih dahulu sampai airnya mendidih sebelum adonan dimasukkan. Langkah ini penting agar brownies bisa mengembang dengan baik dan tidak menjadi bantat. Pastikan juga jumlah air di dalam panci cukup agar tidak habis selama proses pengukusan.

Kedua, tutup kukusan sebaiknya dilapisi kain bersih. Fungsi kain ini adalah untuk mencegah tetesan uap air jatuh ke permukaan adonan. Jika air menetes ke adonan, permukaan brownies bisa menjadi berlubang dan tampak kurang menarik.

Ketiga, gunakan api sedang saat mengukus. Suhu api yang terlalu besar dapat menyebabkan adonan mengembang tidak merata, menghasilkan permukaan yang bergelombang, bahkan berlubang di beberapa bagian. Dengan menjaga suhu tetap stabil, hasil brownies akan tampak lebih rapi dan teksturnya tetap lembut.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, membuat brownies kukus di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menghasilkan kue lezat yang disukai semua anggota keluarga.