Alor Dorong Kenari Menjadi Komponen Penting Program BMG Alor Dorong Kenari Menjadi Komponen Penting Program BMG

  • RAA
  • Sabtu, 05 Juli 2025 - 22:41 WIB

Alor Dorong Kenari Menjadi Komponen Penting Program BMG


Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, tengah mengoptimalkan potensi lokal kacang kenari sebagai komponen penting dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional. Bupati Alor Iskandar Lakamau mengungkapkan kesiapan daerahnya untuk memasukkan produk lokal ini ke dalam rantai pasok program nasional tersebut. Saat ini, kacang kenari telah dimanfaatkan dalam program MBG lokal melalui dua dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Kacang kenari yang berasal dari pohon purba ini tumbuh subur di berbagai wilayah Alor, seperti Alor Timur Laut, Pantar, dan Bukapiting. Masyarakat setempat telah lama memanfaatkannya secara turun-temurun, baik sebagai bahan tambahan masakan maupun olahan khusus seperti kue dan keripik untuk jamuan istimewa.

Kajian ilmiah menunjukkan kacang kenari kaya akan nutrisi penting, termasuk omega-3, protein, dan berbagai vitamin. Menyadari potensi ini, Pemerintah Kabupaten Alor bersama peneliti BRIN sedang melakukan kajian mendalam untuk menjadikan kenari sebagai bahan pangan alternatif dalam program MBG.

Hingga Maret 2025, program MBG nasional telah menjangkau 2,5 juta penerima manfaat melalui 726 SPPG. Pemerintah Alor berkomitmen untuk mengembangkan budidaya kenari secara berkelanjutan melalui pendataan, konservasi, dan peremajaan tanaman. Kolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan nilai ekonomi bagi petani lokal.

"Pengembangan kenari Alor ini tidak hanya mendukung program gizi nasional, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal," tegas Iskandar, menekankan dampak positif bagi petani dan pelaku UMKM setempat.