Diskoperindag Berau Dorong Kedai Kopi Menggunakan Cokelat Lokal Diskoperindag Berau Dorong Kedai Kopi Menggunakan Cokelat Lokal

Foto: berauterkini

  • RAA
  • Minggu, 29 Juni 2025 - 15:07 WIB

Diskoperindag Berau Dorong Kedai Kopi Menggunakan Cokelat Lokal


Perkembangan bisnis kedai kopi di Kabupaten Berau terus mengalami peningkatan yang signifikan. Setiap bulannya, semakin banyak kafe baru yang bermunculan dengan menawarkan berbagai varian kopi dan menu kekinian yang banyak diminati generasi muda.

Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menyatakan apresiasinya terhadap perkembangan ini. Mereka juga mendorong para pelaku usaha untuk lebih memanfaatkan dan mempromosikan produk-produk lokal dalam menu yang mereka sajikan.

Salah satu produk lokal yang mendapat perhatian khusus adalah cokelat asli Berau. Produk ini telah terkenal akan kualitasnya dan bahkan telah diakui di tingkat internasional. Namun sayangnya, hingga saat ini penggunaan cokelat lokal dalam menu-menu kafe masih terbilang sangat sedikit.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyambut baik perkembangan tersebut namun sekaligus mengharapkan agar kafe-kafe dapat turut serta mempromosikan produk lokal seperti cokelat. Ia menekankan bahwa penggunaan cokelat lokal sebagai bahan dasar pembuatan minuman dan makanan tidak hanya akan memperluas pasar tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi produk-produk olahan daerah.

Lebih lanjut Eva menambahkan bahwa kolaborasi serupa antara pelaku usaha dan pemerintah di sektor lain telah berhasil memasarkan produk lokal hingga ke jaringan ritel skala nasional, menunjukkan potensi besar yang bisa dicontoh oleh pelaku usaha kafe.

Eva Yunita memandang bahwa generasi muda sebagai konsumen utama kafe merupakan segmen pasar yang potensial untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal. Dengan kemasan kreatif dan penyajian yang kekinian, produk-produk daerah dapat menjadi nilai tambah yang menarik bagi menu coffeeshop.

Menurutnya, banyak peluang promosi yang bisa dimanfaatkan, mengingat kafe merupakan tempat berkumpulnya generasi muda yang cenderung menyukai cita rasa unik dan berbeda. Eva memberikan contoh keberhasilan beberapa daerah yang telah mengangkat bahan-bahan lokal seperti kopi, cokelat, dan rempah sebagai signature menu. Tak hanya disajikan sebagai minuman, produk-produk tersebut juga dipromosikan melalui konten digital seperti video tutorial pembuatan minuman hingga dokumentasi proses produksi dari petani hingga ke tangan barista.

Eva meyakini bahwa dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial, cokelat lokal Berau memiliki peluang besar untuk berkembang. Menurutnya, langkah sederhana seperti menyertakan minuman berbahan cokelat lokal dalam menu coffeeshop dapat menjadi titik awal bagi kebangkitan UMKM berbasis potensi daerah.