Kenari, Cemilan Sehat yang Terbukti Bantu Turunkan Kolesterol Jahat  Kenari, Cemilan Sehat yang Terbukti Bantu Turunkan Kolesterol Jahat

  • RAA
  • Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:56 WIB

Kenari, Cemilan Sehat yang Terbukti Bantu Turunkan Kolesterol Jahat


Kacang kenari dikenal sebagai salah satu jenis kacang yang kaya akan kandungan gizi. Selain teksturnya yang renyah, kenari sering digunakan sebagai pelengkap pada aneka hidangan atau sebagai topping kue.


Menariknya, manfaat dari kacang ini tak hanya berhenti pada rasa dan tekstur, namun juga berperan dalam menjaga kesehatan, khususnya dalam menurunkan kolesterol jahat.

Dilansir dari Kumparan, kacang kenari mengandung lemak sehat, protein, serta serat yang baik untuk tubuh.


Selain itu, kenari merupakan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.


Kandungan lemak tak jenuh tunggal dan ganda serta omega-3 di dalamnya menjadikan kenari sebagai salah satu jenis kacang yang baik untuk dikonsumsi secara rutin.


Perpaduan nutrisi seperti lemak sehat, protein, dan serat dalam kenari membuatnya efektif menimbulkan rasa kenyang lebih lama.


Antioksidan yang terdapat di dalamnya juga berfungsi melindungi tubuh dari efek negatif radikal bebas. Oleh karena itu, kacang ini sangat cocok dijadikan camilan sehat sehari-hari.


Temuan menarik datang dari sebuah studi yang dilakukan oleh American Heart Association. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa mengonsumsi kenari setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh.


Tak hanya itu, penelitian ini juga menyoroti potensi kenari dalam menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke.


Berdasarkan laporan dari Healthy Food, kenari diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol LDL serta mengurangi risiko pembentukan plak di dinding pembuluh darah.


Partikel LDL yang berukuran kecil dan padat diketahui lebih sering menjadi pemicu penumpukan lemak di arteri, yang bisa mengarah pada aterosklerosis.


Penelitian ini mencoba melihat dampak konsumsi kenari terhadap keseluruhan profil lipoprotein, bukan hanya kadar kolesterol LDL semata.


Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Circulation, para ilmuwan memantau 628 orang berusia antara 63 hingga 79 tahun.


Separuh dari peserta diminta mengonsumsi kenari setiap hari selama dua tahun. Hasilnya menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol LDL serta IDL, yang juga merupakan salah satu indikator risiko penyakit jantung.


Secara spesifik, ditemukan bahwa konsumsi kenari mampu mengurangi jumlah partikel LDL sebesar 4,3 persen dan menurunkan partikel kecil LDL hingga 6,1 persen.

Meskipun penurunannya tidak terlalu besar, Dr. Emilio Ros, penulis utama studi tersebut, menjelaskan bahwa hasil ini tetap signifikan karena peserta penelitian sudah memiliki kadar kolesterol yang cukup terkendali. Ia meyakini bahwa manfaatnya bisa lebih besar lagi bagi individu dengan kadar kolesterol tinggi.

Ia menyebut bahwa menambahkan kenari ke dalam pola makan sehari-hari adalah langkah sederhana namun bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Menariknya lagi, meski peserta penelitian mengonsumsi kenari dalam jumlah yang cukup banyak setiap hari, mereka tidak mengalami kenaikan berat badan.

Dengan segala manfaat tersebut, kacang kenari layak dijadikan bagian dari pola makan sehat sehari-hari.