Minum Kopi dan Teh Bisa Kurangi Risiko Kanker di Area Kepala dan Leher Minum Kopi dan Teh Bisa Kurangi Risiko Kanker di Area Kepala dan Leher

Foto: pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:10 WIB

Minum Kopi dan Teh Bisa Kurangi Risiko Kanker di Area Kepala dan Leher


Kebiasaan menikmati secangkir kopi atau teh ternyata berhubungan dengan penurunan resiko beberapa jenis kanker yang menyerang bagian kepala dan leher, seperti mulut, tenggorokan, hidung, dan laring. Dilansir dari Antara, temuan ini berasal dari sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal "Cancer" milik American Cancer Society.

Dalam laporan Medical Daily yang diterbitkan pada Selasa, 24 Desember, disebutkan bahwa hasil dari analisis terhadap 14 studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dalam Konsorsium Epidemiologi Kanker Kepala dan Leher Internasional menunjukkan bahwa konsumsi rutin kopi atau teh dapat memberikan perlindungan terhadap kanker di wilayah kepala dan leher, termasuk kanker rongga mulut dan kanker orofaring.

Mereka yang mengonsumsi lebih dari empat cangkir kopi per hari diketahui memiliki penurunan risiko sebesar 17 persen terhadap kanker kepala dan leher.


Resiko terkena kanker rongga mulut bisa turun hingga 30 persen, sementara kemungkinan menderita kanker orofaring menurun sebanyak 22 persen.


Penelitian juga mengungkap bahwa mengonsumsi tiga hingga empat cangkir kopi setiap hari dapat mengurangi resiko kanker hipofaring hingga 41 persen.

Para peneliti juga menemukan adanya hubungan antara jumlah kopi berkafein yang diminum dengan penurunan resiko terhadap kanker di area kepala dan leher serta jenis-jenis kanker yang terkait dengannya.


Menariknya, kopi tanpa kafein pun terbukti memberikan dampak positif. Seseorang yang minum hingga satu cangkir kopi tanpa kafein setiap hari diketahui memiliki penurunan resiko hingga 25 persen terhadap kanker rongga mulut.


Penemuan ini menambah bukti bahwa minuman yang sering dianggap sekadar penyemangat pagi ini ternyata juga menyimpan potensi besar dalam membantu menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah penyakit serius seperti kanker.