Moringa Powder Timurasa Indonesia
Manfaat dan Cara Praktis Membuat Pestisida Alami dari Daun Kelor
Penggunaan pestisida alami menjadi pilihan yang semakin diminati karena tidak merusak lingkungan dan tetap efektif dalam mengendalikan hama.
Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan adalah daun kelor. Selain mudah didapat, cara pengolahannya pun tidak rumit.
Dalam buku 'Mudah Membuat Pestisida Nabati Ampuh" karya Subyakto Sudarmo dan Sri Mulyaningsih (2014: 60), disebutkan bahwa daun kelor mengandung zat yang bersifat insektisida dan fungisida.
Kandungan ini sangat berguna untuk mengatasi berbagai masalah pada tanaman seperti antraknosa, busuk buah, dan bercak daun.
Penggunaan daun kelor sebagai bahan dasar pestisida menjadi alternatif yang aman dan ramah lingkungan untuk melindungi tanaman.
Dilansir dari Kumparan, berikut ini langkah-langkah pembuatan pestisida dari daun kelor yang bisa dilakukan di rumah.
- Pertama, siapkan bahan dan perlengkapan seperti 5 kilogram daun kelor segar, 15 liter air bersih, alat untuk menghaluskan seperti blender atau ulekan, serta saringan.
- Selanjutnya, cuci daun kelor hingga bersih agar bebas dari kotoran.
Setelah bersih, haluskan daun tersebut menggunakan blender atau alat tumbuk. Jika menggunakan blender, tambahkan sedikit air untuk mempermudah proses penghalusan.
- Campurkan hasil tumbukan atau blenderan daun kelor dengan air yang sudah disiapkan, lalu aduk hingga tercampur rata.
- Diamkan larutan ini selama kurang lebih satu hari agar zat aktif yang terkandung dalam daun kelor larut sepenuhnya ke dalam air.
- Setelah 24 jam, saring larutan tersebut untuk memisahkan ampas dari cairannya. Ampasnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan kompos, sementara cairan hasil saringan siap digunakan sebagai pestisida.
- Semprotkan cairan pestisida ini pada tanaman yang terserang hama, sebaiknya dilakukan di pagi atau sore hari agar hasilnya lebih maksimal.
Pestisida dari daun kelor menawarkan berbagai manfaat. Senyawa aktif yang terkandung di dalamnya mampu mengusir hama seperti kutu daun, belalang, dan ulat.
Selain itu, pestisida ini tidak mengandung bahan kimia sintetis yang bisa mencemari tanah atau air, sehingga aman bagi lingkungan. Biaya pembuatannya pun rendah karena bahan-bahannya mudah ditemukan di sekitar kita.
Dengan memanfaatkan daun kelor sebagai pestisida, para petani dan penghobi tanaman tidak hanya menjaga kesehatan tanaman, tetapi juga ikut melestarikan lingkungan.
Pilihan ini cocok diterapkan dalam praktek pertanian organik dan perawatan kebun rumah tangga.
