Foto: pixabay
Strategi Pemkab Lampung Barat Jaga Produksi dan Harga Kopi Robusta
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Yudha Setiawan, memberikan sejumlah saran kepada para petani kopi untuk menjaga kestabilan produksi dan harga jual kopi di wilayah tersebut.
Melansir Antara, Yudha menjelaskan bahwa untuk mempertahankan pendapatan petani, diperlukan langkah-langkah strategis seperti diversifikasi usaha tani, pengolahan hasil panen, dan peningkatan mutu produk. Dengan upaya tersebut, hasil pertanian diharapkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.
Salah satu tantangan yang dihadapi para petani kopi adalah kondisi cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman.
Untuk itu, Yudha menyarankan agar petani rutin melakukan penyiraman guna menjaga kelembapan tanaman di tengah perubahan iklim yang tak menentu. Ia menekankan bahwa keberhasilan budidaya kopi sangat tergantung pada kesesuaian antara cuaca dan pola pemeliharaan tanaman.
Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan unsur hara dan ketersediaan air agar tanaman kopi tetap tumbuh optimal.
Kabupaten Lampung Barat sendiri dikenal sebagai penghasil utama kopi robusta. Komoditas ini bahkan menyumbang sekitar 47 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah tersebut.
