BRIN Dampingi Pelaku Usaha Kembangkan Produk Kakao Lokal Berkualitas BRIN Dampingi Pelaku Usaha Kembangkan Produk Kakao Lokal Berkualitas

Foto: pixabay

  • RAA
  • Kamis, 22 Mei 2025 - 19:41 WIB

BRIN Dampingi Pelaku Usaha Kembangkan Produk Kakao Lokal Berkualitas


Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan bimbingan kepada para pelaku usaha dalam memanfaatkan hasil penelitian untuk memperkuat mutu serta daya saing produk pangan lokal, khususnya yang berbahan dasar kakao.

Melansir Antara, program ini merupakan bagian dari Mentoring Teknologi Komoditas Kakao yang dijalankan oleh Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN.


Dalam program ini, dua perusahaan terpilih akan menerima pendampingan lanjutan dari tim peneliti di Pusat Riset dan Teknologi Pangan (PRTPP) BRIN.

Kepala PRTPP BRIN, Satriyo Krido Wahono, menyampaikan bahwa para peneliti diharapkan dapat mentransfer teknologi dan inovasi hasil riset mereka kepada masyarakat luas, termasuk pelaku usaha kecil menengah (UKM) hingga industri skala besar.

Kerja sama riset ini dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun. Fokus utama dari kolaborasi tersebut adalah mengembangkan berbagai varian produk olahan cokelat, seperti minuman cokelat instan, cokelat dalam kemasan siap minum, serta cokelat batangan yang menggunakan gula sorgum sebagai bahan pemanis alternatif.

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas produk kakao nasional, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri makanan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Terkait produk yang akan dikembangkan, Satriyo menegaskan pentingnya menjaga mutu bahan baku agar cita rasa dan aspek keamanan produk tetap terjaga.

Ia menambahkan bahwa karena produk cokelat tersebut direncanakan untuk pasar ekspor, maka seluruh tahapan produksi — mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga pengemasan — harus memenuhi standar keamanan yang tinggi dan bebas dari unsur yang dapat mencemari produk.

Satriyo juga mendorong para peneliti untuk bekerja sama dengan kelompok riset lainnya di PRTPP guna melakukan kajian lebih mendalam terkait mutu dan keamanan pangan, serta aspek teknis lain yang memerlukan keahlian khusus.

Ia berharap agar riset yang dilakukan tidak hanya berakhir pada publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.