Andaliman Timurasa Indonesia
Manfaat Kesehatan Andaliman, Mericanya Batak
Dikenal sebagai "merica Batak", andaliman (*Zanthoxylum acanthopodium*) merupakan rempah unggulan Sumatera Utara yang tak hanya populer sebagai penyedap masakan, tetapi juga kaya akan khasiat kesehatan.
Meski berbentuk kecil, rempah ini mengandung senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan alami, pereda peradangan, dan pembasmi bakteri. Andaliman biasa digunakan untuk membumbui berbagai hidangan khas, mulai dari marinasi daging sapi, ayam, hingga ikan, memberikan sensasi rasa khas yang menggugah selera.
Namun, di balik perannya sebagai penyedap makanan, andaliman menyimpan manfaat kesehatan yang sering kali belum banyak diketahui masyarakat.
Ingin tahu lebih dalam tentang khasiat luar biasa rempah khas Batak ini bagi tubuh? Simak penjelasan lengkapnya berikut!
Membantu Meredakan Nyeri Sendi
Rempah andaliman telah dimanfaatkan secara turun-temurun untuk meredakan nyeri sendi karena kandungan senyawa antiradangnya, terutama dari golongan monoterpenoid seperti limonene, citronellal, geranyl asetat, dan geraniol.
Efek kesemutan dan mati rasa yang khas saat mengonsumsi andaliman menunjukkan kemampuannya dalam memblokir transmisi sinyal nyeri ke saraf. Sensasi ini menjadi indikasi awal potensinya sebagai analgesik alami.
Namun demikian, para peneliti menegaskan bahwa studi lebih mendalam masih diperlukan untuk memvalidasi efektivitas andaliman sebagai terapi nyeri sendi. Bukti ilmiah yang lebih komprehensif dibutuhkan untuk mendukung klaim manfaat tersebut.
Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Sebagai rempah khas Sumatera Utara, andaliman telah dikenal luas karena khasiatnya dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan aktif dalam rempah ini bekerja efektif merangsang fungsi pencernaan
Mencegah Anemia
Sebagai sumber zat besi alami, andaliman memiliki potensi signifikan dalam membantu mencegah anemia - suatu kondisi defisiensi zat besi yang menyebabkan penurunan produksi sel darah merah.
Mekanisme kerjanya terletak pada kontribusi zat besi dari andaliman dalam sintesis hemoglobin, protein penting dalam sel darah merah yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen. Dengan mencukupi kebutuhan zat besi, proses pembentukan sel darah merah dapat berlangsung optimal sehingga kadar hemoglobin dalam tubuh tetap stabil.
