Foto: pixabay
Petani Abdya Sukses Budidayakan Kopi Robusta Lampung di Pegunungan
Seorang petani dari Desa Seuneulop, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), bernama Said Abbas, berhasil membudidayakan kopi jenis Robusta asal Lampung di wilayah pegunungan.
Melansir Trinbun News, tanaman kopi tersebut ditanam di kawasan perbukitan Lhok Ketapang, Kecamatan Lembah Sabil, dengan luas lahan mencapai satu hektare.
Said Abbas mengungkapkan bahwa saat ini tanaman kopinya sudah mulai berproduksi meskipun baru sekitar setengah hektare lebih yang sudah bisa dipanen.
Ia menjelaskan bahwa merawat kopi jenis Robusta Lampung tidak membutuhkan banyak tenaga. Yang penting adalah pemberian pupuk secara teratur dan membersihkan sebagian daun pada pohonnya.
Menurutnya, ancaman utama dalam budidaya kopi ini hanyalah burung yang kerap memakan buahnya, sedangkan gangguan lain hampir tidak ada.
Kopi Robusta Lampung ini, ujar Said Abbas, dapat mulai dipanen dalam waktu sekitar satu setengah tahun setelah penanaman. Selain itu, harga jualnya juga cukup menguntungkan bagi petani.
Ia menyebutkan bahwa panen dilakukan setiap sepuluh hari sekali atau tiga kali dalam sebulan. Dalam satu bulan, dari lahan seluas setengah hektare lebih, ia bisa memperoleh hasil sebanyak 90 bambu biji kopi.
Dengan harga jual saat ini mencapai Rp 100 ribu per bambu di Pasar Blangpidie, pendapatannya dari hasil panen tersebut bisa mencapai Rp 9 juta setiap bulan.
Said Abbas berharap agar lahan-lahan pegunungan milik warga Abdya yang belum dimanfaatkan bisa dialihkan untuk penanaman kopi. Menurutnya, kopi merupakan tanaman jangka panjang yang tidak hanya mudah dirawat tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi yang menjanjikan bagi para petani.
