Gubuk Kopi Karangrejo: Wisata Edukasi Gula Kelapa yang Unik di Borobudur Gubuk Kopi Karangrejo: Wisata Edukasi Gula Kelapa yang Unik di Borobudur

Foto: centraagrolestari

  • RAA
  • Selasa, 29 April 2025 - 09:35 WIB

Gubuk Kopi Karangrejo: Wisata Edukasi Gula Kelapa yang Unik di Borobudur


Kawasan sekitar Candi Borobudur memang dikenal menyimpan banyak destinasi menarik yang selalu berhasil memikat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dilansir dari Tempo, salah satu tempat yang patut dikunjungi adalah Gubuk Kopi yang berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Meski dari namanya terdengar seperti tempat ngopi biasa, daya tarik utama di Gubuk Kopi justru terletak pada pengalaman belajar membuat gula kelapa secara langsung dari dapur tradisionalnya. Pemilik Gubuk Kopi, Agus Prayitno, menjelaskan bahwa wisata edukasi ini telah berjalan sejak tahun 2017 dan mendapat dukungan dari keluarga serta warga desa.

Agus memulai program ini dengan tujuan melestarikan keahlian membuat gula kelapa, warisan turun-temurun dari keluarganya. Desa Karangrejo sendiri sudah dikenal sebagai sentra produksi gula kelapa sejak abad ketujuh. Namun, seiring waktu, pekerjaan ini mulai ditinggalkan karena prosesnya yang cukup sulit dan hasilnya yang tidak seberapa.

Untuk menggambarkan betapa menantangnya proses ini, Agus menyebutkan bahwa satu pohon kelapa hanya menghasilkan sekitar satu liter nira. Dalam sehari, dibutuhkan panjat sepuluh pohon untuk mendapatkan bahan baku, yang kemudian diolah menjadi gula dan dijual dengan harga Rp 30.000 per kilogram di pasar.

Melihat kondisi tersebut, Agus ingin menjadikan keahlian membuat gula kelapa sebagai atraksi wisata edukatif. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjaga kelestarian profesi, tetapi juga memberikan pendapatan yang layak bagi warga serta memperkenalkan tradisi lokal kepada para pengunjung.

Wisatawan yang datang ke Gubuk Kopi bisa mengikuti proses pembuatan gula kelapa dari awal. Mulai dari melihat bunga kelapa atau manggar yang disadap, mengaduk air nira, hingga menuangkannya ke dalam bathok. Untuk keperluan wisata, setiap tahap ditampilkan secara singkat agar mudah dipahami.

Menariknya, Gubuk Kopi tidak memungut tiket masuk maupun mewajibkan pembelian produk. Namun kebanyakan pengunjung justru tertarik membeli gula kelapa sebagai oleh-oleh. Produk ini dijual seharga Rp 20.000 per 300 gram, sudah dikemas rapi dengan tas jinjing dari anyaman.

Dengan konsep unik dan sarat nilai budaya, Gubuk Kopi menjadi pilihan wisata yang berbeda di sekitar Borobudur, menghadirkan pengalaman yang tak hanya menyenangkan tapi juga membuka wawasan tentang tradisi lokal yang hampir terlupakan.