Pengolahan Dengan Kearifan Lokal Gula Aren Khas Mandar Pengolahan Dengan Kearifan Lokal Gula Aren Khas Mandar

Foto: iain pare

  • RAA
  • Minggu, 27 April 2025 - 15:08 WIB

Pengolahan Dengan Kearifan Lokal Gula Aren Khas Mandar


Gula aren asal Mandar, Sulawesi Barat, bukan sekadar pemanis biasa, melainkan harta kuliner yang membanggakan daerah tersebut. Dengan cita rasa, aroma, dan teksturnya yang unik, gula merah ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan gastronomi Nusantara. Proses produksinya yang tetap mengutamakan cara-cara tradisional menambah nilai tersendiri bagi produk ini.


Pembuatan gula aren khas Mandar melalui serangkaian tahapan rumit yang membutuhkan ketelitian tinggi. Mulai dari penyadapan nira, proses perebusan, hingga pembentukan kristal gula - setiap langkahnya menyimpan kearifan lokal yang diwarisi secara turun-temurun. Gula serbaguna ini tidak hanya menghidangkan masakan dan jajanan tradisional, tetapi juga menjadi pemanis alami berbagai minuman khas.


Sebagai bagian dari program pengabdian, Mahasiswa KKN Reguler IAIN Parepare Posko 44 berkesempatan melakukan observasi langsung proses pembuatan gula merah di Dusun Lembang, Desa Tandasura. Kegiatan ini memberikan wawasan mendalam tentang pelestarian teknik tradisional pembuatan gula aren Mandar.

Program bertajuk "Eksplorasi Proses Pembuatan Gula Merah Khas Mandar" ini mengusung tema "Melestarikan Kearifan Lokal Pengolahan Gula Aren Tradisional", yang bertujuan mempertahankan warisan budaya pembuatan gula merah bernilai tinggi. Acara ini diselenggarakan di kediaman Puang Cunding, seorang pengrajin gula merah berpengalaman di Dusun Lembang, Desa Tandasura, Kabupaten Polewali Mandar.

Sebagai narasumber kunci, Puang Cunding memaparkan bahwa Dusun Lembang termasuk salah satu sentra produksi gula aren tradisional Mandar di Desa Tandasura. Dengan pengalaman sekitar sepuluh tahun sebagai pengrajin gula merah, ia menekankan, "Pembuatan gula aren membutuhkan proses panjang dan ketelatenan, mulai dari penyadapan nira sampai tahap pengemasan. Tradisi bernilai tinggi ini semoga tetap terjaga kelestariannya."

Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal dalam produksi gula merah khas Mandar, sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus melindungi warisan budaya yang berharga ini. Dengan pembelajaran langsung melalui proses tradisional, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif akan signifikansi pelestarian dan pengembangan produk lokal yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi yang besar.