Permen Jeli Daun Kelor Bawa Tim Mahasiswa ITB Raih Juara di Ajang Nasional Permen Jeli Daun Kelor Bawa Tim Mahasiswa ITB Raih Juara di Ajang Nasional

Foto: haibunda

  • RAA
  • Kamis, 17 April 2025 - 20:12 WIB

Permen Jeli Daun Kelor Bawa Tim Mahasiswa ITB Raih Juara di Ajang Nasional


Tiga mahasiswa dari program Rekayasa Pertanian ITB angkatan 2021 yang tergabung dalam Tim Danawi berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi ketiga pada ajang National Creativepreneur Festival keempat (C-FEST 4th) 2024 yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.


Melansir RRI, mereka menciptakan inovasi produk bernama "Keloré", permen jeli berbahan dasar daun kelor yang dirancang khusus untuk mendukung pertumbuhan anak secara sehat dan halal.

Kompetisi tahun ini mengangkat tema Halalpreneur, yang mengajak peserta untuk menciptakan inovasi yang tidak hanya beretika, tetapi juga berkelanjutan di berbagai sektor industri.


Berdasarkan informasi dari Good News From Indonesia, keberhasilan Tim Danawi merupakan hasil dari proses panjang yang mencakup riset pasar yang cermat, pengembangan produk yang terstruktur, dan strategi pemasaran yang disusun secara matang.

Tim juga mempersiapkan diri dengan latihan pitching yang dilakukan secara intens, sehingga mampu menyampaikan ide mereka secara menarik dan sistematis di hadapan juri.


Kekuatan tim dalam bekerja sama dan menyusun presentasi yang meyakinkan menjadi nilai lebih yang mendukung keberhasilan mereka dalam kompetisi ini.

Ketua tim, Danelzha, menyampaikan bahwa Keloré lahir dari proses belajar dan pengembangan ide yang terus dilakukan secara bertahap.

Menurutnya, inovasi ini dimulai dari keinginan untuk memberikan kontribusi nyata melalui produk yang sehat, menarik, dan bermanfaat bagi anak-anak.

Setelah menentukan produk, mereka melakukan riset mendalam terkait tren makanan sehat untuk anak, analisis pasar, serta faktor-faktor yang membuat suatu produk menarik di mata konsumen.

Hasil riset tersebut menjadi dasar dalam menyusun konsep dan keunggulan produk, serta strategi pemasaran yang efektif.

Untuk meningkatkan kesiapan menghadapi lomba, tim juga melatih kemampuan presentasi dengan melakukan simulasi pitching yang menyerupai kondisi nyata saat kompetisi berlangsung.

Mereka menyusun presentasi dengan tampilan visual yang profesional dan melakukan validasi ide secara menyeluruh.

Keberhasilan mereka merupakan buah dari kombinasi riset yang kuat, kerja tim yang solid, persiapan matang, serta kemampuan komunikasi yang terstruktur.

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus menggali potensi dalam bidang pangan fungsional, menciptakan produk inovatif yang tidak hanya memiliki nilai jual tinggi tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat.