Manfaat Kulit dan Daging Buah Kakao yang Jarang Diketahui Manfaat Kulit dan Daging Buah Kakao yang Jarang Diketahui

Foto: yesdok

  • RAA
  • Senin, 24 Februari 2025 - 18:03 WIB

Manfaat Kulit dan Daging Buah Kakao yang Jarang Diketahui


Tahukah Anda bahwa cokelat yang sering kita konsumsi sebenarnya berasal dari biji kakao, bukan dari buahnya secara keseluruhan?

Banyak orang mengira bahwa cokelat dibuat dari seluruh bagian buah kakao, padahal yang digunakan hanyalah bijinya. Bahkan, biji kakao hanya menyumbang sekitar 25% dari total massa buahnya.  

Karena hanya bagian bijinya yang diolah menjadi cokelat, kulit dan daging buah kakao sering kali dibuang begitu saja sebagai limbah.

Melansir brilio, inilah yang mendorong Irma Nofitahesti untuk meneliti potensi dari kulit dan daging buah kakao yang selama ini kurang dimanfaatkan.  


Kulit dan Daging Buah Kakao, Sumber Antioksidan Tinggi
Meskipun tidak bisa diolah menjadi cokelat, ternyata kulit dan daging buah kakao memiliki nilai manfaat yang cukup besar.

Kedua bagian ini mengandung polifenol dalam jumlah tinggi, yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan yang sangat kuat.  

Bahkan, menurut penelitian, kandungan antioksidan pada kulit dan daging buah kakao lebih tinggi dibandingkan dengan teh dan anggur merah. "Ternyata kulit dan daging buah kakao memiliki daya antioksidan yang lebih tinggi dari teh dan anggur merah," ungkap Irma kepada brilio.net pada Rabu.

Kandungan antioksidan yang tinggi ini menjadikan kulit dan daging buah kakao berpotensi sebagai bahan alami untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti:  
Penuaan dini
Kanker
Penyakit jantung 


Cara Mengonsumsi Kulit dan Daging Buah Kakao
Saat ini, produk herbal dari kulit dan daging buah kakao memang belum tersedia secara luas di pasaran. Namun, jika ingin merasakan manfaatnya, kamu bisa mencoba cara sederhana berikut:  

Kulit kakao : Bisa ditumbuk atau direbus untuk dikonsumsi seperti teh herbal.  
Daging buah kakao : Memiliki rasa manis dengan sedikit asam, sehingga bisa dimakan langsung atau diolah menjadi jus.  

Jadi, daripada membuang kulit dan daging buah kakao, kita bisa memanfaatkannya sebagai sumber antioksidan alami.

Dengan penelitian lebih lanjut, bukan tidak mungkin bagian buah kakao yang selama ini dianggap limbah dapat diolah menjadi produk herbal yang bermanfaat bagi kesehatan!