Kopi Lokal Terancam Kopi Impor? Kopi Lokal Terancam Kopi Impor?

Foto: pixabay

  • RAA
  • Minggu, 16 Februari 2025 - 20:35 WIB

Kopi Lokal Terancam Kopi Impor?


Meskipun popularitas kopi terus melonjak, produksi kopi justru mengalami penurunan. Para ahli kopi menekankan pentingnya kolaborasi dari hulu hingga hilir untuk menjaga keberlanjutan kopi Indonesia. Sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, potensi agraria Indonesia tidak boleh diabaikan. Dengan banyaknya dataran tinggi, tanaman kopi dapat tumbuh subur di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Seiring waktu, tidak hanya produksi kopi yang menjadi perhatian, tetapi permintaan akan kopi juga terus meningkat. Namun, menurut Adi Taroepratjeka, Ahli Kopi Indonesia, peningkatan produksi kopi di Indonesia tidak sejalan dengan pertumbuhan permintaan yang semakin tinggi.

Belakangan ini, Indonesia dapat dikatakan sedang mengalami krisis pasokan biji kopi. Hal ini mencakup berbagai bentuk, mulai dari green beans (biji kopi mentah), roasted beans (biji kopi utuh yang telah dipanggang), hingga kopi yang sudah diolah menjadi bubuk.

Berbeda dengan situasi sebelumnya, kopi impor justru lebih sulit ditemukan di Indonesia. Pengalaman para pengusaha kopi, untuk mendatangkan biji kopi dari Panama, mereka harus titip kepada teman bahkan melibatkan kedutaan RI setempat. 

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan sinergi yang solid dari hulu hingga hilir untuk mengembalikan stok dan menguatkan pasar kopi Indonesia. Jangan sampai kopi lokal, dengan beragam cita rasa dan kualitas unggulannya, kehilangan daya tarik atau bahkan menjadi komoditas yang langka dan sulit diakses oleh masyarakat lokal sendiri.