Kacang Mete Flores: Harta Karun di Tanah Kering Kacang Mete Flores: Harta Karun di Tanah Kering

Foto: gramedia

  • RAA
  • Rabu, 29 Januari 2025 - 22:12 WIB

Kacang Mete Flores: Harta Karun di Tanah Kering


Pulau Flores tidak hanya terkenal dengan hasil bumi seperti kakao, kemiri, kopra, kayu manis, mangga, dan kelapa.

Di tanahnya yang kering dan hanya mendapat curahan hujan selama dua bulan dalam setahun, jambu mete tumbuh subur dan menghasilkan kacang mete berkualitas tinggi.

Melansir indonesiaproud.com, Di sepanjang jalan Lintas Flores, pohon jambu mete menjadi pemandangan yang lazim. Tak hanya berfungsi sebagai tanaman produktif, pohon ini juga memberikan keteduhan bagi rumah-rumah warga. Buah jambunya sering kali berguguran di tanah, menunjukkan betapa melimpahnya produksi mete di daerah ini.

Keunikan iklim Flores yang kering justru memberikan keuntungan tersendiri bagi kacang mete.

Hasil panennya memiliki tekstur yang lebih kering dan renyah dibandingkan dari daerah lain. Setiap gigitan memberikan sensasi gurih layaknya kerupuk yang renyah di mulut.

Salah satu pusat pengolahan kacang mete di Flores terletak di Wolowaru, sekitar 65 kilometer dari Kota Ende. Meskipun namanya tidak setenar Moni, desa ini menjadi titik distribusi penting sebelum kacang mete dikirim ke berbagai kota di Indonesia maupun diekspor ke mancanegara.

Kualitas kacang mete dari Wolowaru tidak perlu diragukan. Setiap biji mete yang diproses telah melalui seleksi ketat, hanya mengambil mete yang jatuh alami dari pohonnya. Metode ini membantu menjaga kualitas organik yang sangat dihargai di pasar internasional.

Sertifikasi dari badan inspeksi asal Eropa menjadi bukti standar tinggi dalam proses produksinya. Setiap tahun, tim inspeksi datang untuk memastikan bahwa biji mete yang diproses benar-benar berasal dari hasil alami, bukan dari pemetikan manual. Ini karena pasar Eropa sangat menuntut kualitas prima untuk produk makanan mereka.


Kacang mete dari Flores sudah lama diakui oleh berbagai negara seperti Jerman, Swiss, Belgia, Prancis, Amerika Serikat, Jepang, Singapura, dan Australia. Produk ini dinilai lebih unggul dibandingkan kacang mete dari Afrika maupun India.

Seorang perantau asal Jawa Timur bernama Cahyo melihat peluang bisnis besar di sektor ini. Ia mendirikan usaha pengolahan kacang mete di Wolowaru dengan menampung hasil panen dari berbagai wilayah di Flores, terutama dari perkebunan di Ile Padung, Larantuka.

Di tempat usahanya, kacang mete yang masih berkulit keras dijemur di halaman berlantai semen sebelum diolah lebih lanjut. Lokasi pengolahan ini sederhana dan tersembunyi di balik warung kelontong serta rumah makan bernama Warung Jawa Timur.

Sebuah ruangan di belakang warung berisi tumpukan karung kacang mete yang sudah kering dan siap dikupas. Para pekerja duduk berjajar, masing-masing memiliki tugas tersendiri, mulai dari memecahkan kulit kerasnya hingga membersihkan dan memilah kacang.

Pengolahan kacang mete melewati beberapa tahap, mulai dari pembelahan, pemilahan, hingga pembersihan akhir sebelum dikemas. Para pekerja mengenakan sarung tangan dan masker untuk menjaga kebersihan produk.

Menariknya, pengunjung yang datang ke tempat ini bisa melihat langsung proses produksi, bahkan mencicipi kacang mete segar sebelum dikemas.

Proses produksi di Wolowaru diawasi oleh International Marketecotologi (IMO), sebuah lembaga sertifikasi dari Swiss yang memastikan standar mutu kacang mete sebelum dipasarkan.


Sejak 2005, perkebunan di Ile Padung, Larantuka, juga mendapatkan sertifikasi ini, yang semakin memperkuat posisi kacang mete Flores di pasar global.


Tak hanya lezat, kacang mete juga kaya akan nutrisi. Kandungan zinc dalam kacang mete mencapai 33% dari angka kecukupan gizi harian, yang berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Dari sisi ekonomi, industri pengolahan kacang mete di Flores telah menciptakan banyak lapangan kerja dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga.

Berbagai organisasi pembangunan masyarakat turut serta dalam mendukung usaha ini agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.


Dengan keunggulan kualitas, cita rasa, serta manfaat ekonomi yang besar, kacang mete Flores tidak hanya menjadi cemilan favorit, tetapi juga kebanggaan bagi daerah yang memproduksinya.


Jika berkunjung ke Flores, jangan lupa membawa pulang kacang mete sebagai oleh-oleh khas yang istimewa!