Foto: pixabay
Menjadi Pemburu Madu Hutan
Penduduk Desa Berang Rea di Kecamatan Moyo Hulu dikenal dengan profesi unik yang penuh tantangan, yakni berburu madu hutan.
Melansir kabarsumbawa, demi mendapatkan madu dari sarang lebah, para pemburu ini mempertaruhkan nyawa dengan memanjat pohon-pohon raksasa.
Setiap bulan, mereka menantang ketinggian dengan memanjat pohon Lian yang berusia ratusan tahun. Pohon ini memiliki tinggi puluhan hingga ratusan meter serta diameter mencapai empat meter.
Pada hari Minggu, Elimuddin, atau akrab disapa Macan, bersama beberapa rekan sesama pemburu madu, memulai persiapan sebelum menuju hutan Propok, lokasi tempat mereka berburu madu. Lokasinya tidak jauh dari desa mereka, namun medan yang harus ditempuh tetap menuntut keahlian khusus.
Keberanian dan Keterampilan sebagai Kunci
Berburu madu hutan bukanlah pekerjaan mudah. Selain membutuhkan keberanian besar, seorang pemburu madu seperti Macan juga harus memiliki keterampilan yang mumpuni. Mereka perlu mempersiapkan segala perlengkapan dengan baik sebelum memanjat pohon.
Setelah sekitar 15 menit mempersiapkan alat, Elimuddin bersama dua rekannya mulai memanjat pohon besar tanpa alat pengaman. Mereka hanya mengandalkan keahlian dan kehati-hatian.
Dalam sekejap, Macan sudah berada di tengah batang pohon yang menjulang tinggi. Kelincahannya terlihat saat ia bergerak dari satu dahan ke dahan lain.
Sambil memanjat, Elimuddin menyusun strategi untuk mencapai sarang lebah yang berada di ujung ranting. Asap rokok yang dihembuskannya menjadi cara untuk mengusir lebah pekerja agar lebih mudah mengambil madu.
Proses Panen Madu yang Menegangkan
Dari atas pohon, Macan memberi aba-aba kepada rekan-rekannya di bawah untuk menyalakan api. Asap dari api berfungsi sebagai sinyal untuk memulai panen sekaligus melindungi rekan-rekannya dari serangan lebah Apis dorsata.
Dalam waktu singkat, sarang lebah yang berisi madu segar berhasil dipindahkan ke wadah. Namun, proses ini sangat berisiko. Kesalahan kecil saja bisa membuat mereka jatuh dari ketinggian atau diserang lebah yang marah.
Tradisi yang Turun-Temurun
Menurut Elimuddin, berburu madu hutan adalah tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ia sudah terbiasa menjelajahi hutan selama berhari-hari demi mendapatkan madu hutan Sumbawa yang terkenal berkualitas. Sengatan lebah pun bukan lagi hal yang mengkhawatirkan baginya. "Kalau disengat, sudah biasa. Kadang saya malah buka baju supaya lebahnya puas," ujar Macan sambil tertawa.
