Tidak Hanya Maluku, Bogor Juga Punya Kacang Kenari  Tidak Hanya Maluku, Bogor Juga Punya Kacang Kenari

Foto: tokopedia

  • RAA
  • Minggu, 29 Desember 2024 - 21:37 WIB

Tidak Hanya Maluku, Bogor Juga Punya Kacang Kenari


Saat mendengar kata kenari, Bogor sering menjadi asosiasi pertama yang muncul. Kota Hujan ini dikenal karena banyaknya pohon kenari yang tumbuh sebagai peneduh jalan, sekaligus sumber bahan untuk kerajinan tangan khas Kebun Raya Bogor.  

Dilansir dari satuharapan, tak hanya di Bogor, produk olahan kenari juga terkenal di wilayah timur Indonesia sebagai buah tangan khas. Berbagai makanan seperti halua kenari, bagea kenari, dan aneka kue berbahan dasar kenari menjadi oleh-oleh favorit dari Manado, Ambon, Ternate, hingga Balikpapan.  

Kenari: Tumbuhan Berpotensi Ekonomi
Kenari, atau secara ilmiah dikenal sebagai
Canarium indicum, merupakan salah satu spesies dari genus Canarium yang termasuk dalam famili Burseraceae.

Selain itu, ada pula Canarium vulgare yang banyak dibudidayakan di Indonesia, serta spesies lain seperti Canarium harveyi dan Canarium solomonense yang berasal dari luar negeri dan dikenal sebagai galip nut.  

Pohon-pohon dari genus Canarium tersebar luas di kawasan tropis dan subtropis, termasuk Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Australia, dan wilayah Pasifik Barat. 


Di Indonesia, kenari banyak ditemukan tumbuh secara alami di Sulawesi, Maluku, dan Papua, terutama di dataran rendah hutan hujan tropis, meskipun dapat dibudidayakan hingga ketinggian 600 meter di atas permukaan laut.  

Ciri-Ciri Pohon Kenari
Kenari adalah pohon besar yang dapat tumbuh hingga 40 meter dengan diameter batang mencapai 100 cm. 

Akar kenari sering membentuk banir, menyerupai dinding penopang seperti pohon beringin.

Daunnya berbentuk majemuk dengan 3–7 helai daun, sedangkan bunganya berkelompok dan berukuran besar, biasanya berbunga pada Oktober–Desember dan berbuah pada musim hujan.  

Buah kenari berbentuk oval dengan ukuran 3–6 cm. Buah yang matang berwarna biru kehitaman dan mengandung 1–2 biji. 


Biji kenari kaya akan lemak dan protein, sehingga sering digunakan sebagai bahan tambahan pada kue dan produk makanan lainnya.  

Manfaat dan Pemanfaatan Kenari

Buah kenari dimanfaatkan untuk berbagai keperluan : 


1. Bahan Makanan
Biji kenari sering digunakan sebagai pengganti almond untuk menghias kue. Selain itu, minyak kenari yang diekstrak dari buahnya bisa menjadi alternatif minyak kelapa.  

2. Kerajinan dan Industri
Batang pohon kenari menghasilkan resin yang digunakan untuk bahan vernis dan pelapis perahu. Kayunya yang berkualitas juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuat perahu dan dayung.  

3. Sumber Antioksidan
Penelitian yang dilakukan oleh Joe Vinson, Ph.D., dari University of Scranton, menunjukkan bahwa kenari memiliki kandungan antioksidan polifenol tertinggi dibandingkan kacang lainnya. Antioksidan ini bermanfaat untuk mengurangi oksidasi kolesterol jahat, sehingga baik untuk kesehatan jantung.  

Sebaran dan Nama Lokal
Karena penyebarannya yang luas, kenari dikenal dengan berbagai nama lokal di berbagai negara. Dalam perdagangan internasional, kenari disebut sebagai Pacific almond, pili nut, atau canarium nut.

Kenari adalah tumbuhan serbaguna dengan nilai ekonomi tinggi, baik dari segi produk olahan maupun manfaat ekologisnya.

Mulai dari kerajinan tangan hingga penelitian kesehatan, kenari terus menunjukkan potensinya sebagai komoditas yang bermanfaat di berbagai sektor.

Dengan pengelolaan yang baik, pohon kenari dapat menjadi salah satu aset penting dalam mendukung ekonomi lokal dan keberlanjutan lingkungan.