Kacang Mete Sebabkan Asam Urat? Simak Penjelasannya Kacang Mete Sebabkan Asam Urat? Simak Penjelasannya

Kacang Mete Timurasa Indonesia

  • RAA
  • Sabtu, 21 Desember 2024 - 10:28 WIB

Kacang Mete Sebabkan Asam Urat? Simak Penjelasannya


Asam urat adalah gangguan kesehatan yang ditandai dengan gejala nyeri, pembengkakan, dan sensasi panas di area persendian, terutama di ibu jari kaki.

Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dalam tubuh, yang erat kaitannya dengan pola makan seseorang.

Oleh karena itu, penderita asam urat harus cermat dalam memilih makanan untuk mencegah gejala yang lebih parah.  

Namun, bagaimana dengan kacang mete? Apakah makanan ini benar-benar memicu kadar asam urat tinggi atau hanya mitos belaka? Berikut penjelasannya dilansir dari detikhealth.

Makanan dan Minuman yang Memicu Asam Urat  
Untuk menjaga kadar asam urat tetap terkendali, penderita perlu mengatur pola makan dan menghindari makanan yang tinggi purin. Purin adalah senyawa kimia yang, menurut Cleveland Clinic, dapat meningkatkan kadar asam urat di tubuh. Diet rendah purin menjadi salah satu cara untuk mengelola kondisi ini.  

Berikut beberapa makanan dan minuman tinggi purin yang sebaiknya dihindari : 
- Makanan dan minuman manis, terutama yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi  
- Alkohol  
- Daging organ seperti hati, jeroan, otak, dan ginjal  
- Beberapa jenis seafood seperti kerang, tuna, dan trout  
- Daging merah seperti sapi, domba, dan babi  
- Daging kalkun  
- Kuah dan saus daging  
- Ragi serta ekstrak ragi  

Apakah Kacang Mete Aman untuk Penderita Asam Urat?  
Untuk penderita asam urat, konsumsi purin yang disarankan adalah kurang dari 50 mg per 100 gram makanan. Berdasarkan laporan Love Earth (6/11/2023), kacang mete hanya mengandung 25 mg purin per 100 gram, sehingga tergolong makanan rendah purin dan aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.  

Selain itu, kacang mete kaya akan nutrisi bermanfaat seperti vitamin B6, E, dan K, serta mineral seperti tembaga, magnesium, dan zinc. Kandungan asam lemak tak jenuh dalam kacang mete juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan dapat meredakan nyeri sendi.  

Meskipun kacang mete aman bagi penderita asam urat, konsumsi berlebihan tetap tidak disarankan. Mengkonsumsi kacang mete secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.

Cara penyajian juga perlu diperhatikan. Menggoreng kacang mete dengan tambahan garam atau lemak dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya, termasuk memperburuk gejala asam urat.  

Kacang mete tidak menyebabkan peningkatan kadar asam urat dan justru memiliki banyak manfaat bagi tubuh, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dengan cara yang tepat.

Mengolah kacang mete secara sehat, seperti memanggang tanpa tambahan garam atau minyak, dapat menjadi pilihan terbaik.  

Semoga informasi ini bermanfaat untuk menjawab kekhawatiran terkait kacang mete dan asam urat.