Foto: pixabay
Negara-Negara Penghasil Kakao Terbesar Di Dunia
Biji kakao merupakan bahan utama dalam pembuatan cokelat, berasal dari pohon kakao (Theobroma cacao).
Tanaman ini tumbuh subur di wilayah beriklim tropis panas, terutama di area sekitar 20 derajat lintang utara dan selatan khatulistiwa.
Dilansir dari International Cocoa Organization (ICCO), data mencatat bahwa produksi kakao dunia mencapai rekor tertinggi, yaitu 5,141 juta ton. Sebagian besar, sekitar 70 persen, biji kakao dihasilkan dari empat negara di Afrika, sementara Indonesia menyumbang 4 persen dari total produksi tersebut.
Berikut adalah beberapa negara penghasil kakao terbesar di dunia menurut laporan ICCO.
Pantai Gading
Côte d’Ivoire atau Pantai Gading menempati posisi teratas sebagai produsen kakao terbesar di dunia.
Negara ini memproduksi lebih dari 2 juta ton kakao setiap tahun, yang menyumbang lebih dari 40 persen dari total produksi global.
Pada tahun 2021, produksi kakao di Pantai Gading diproyeksikan meningkat dari 2,105 juta ton menjadi 2,225 juta ton.
Peningkatan ini didukung oleh curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah perkebunan, sehingga menghasilkan panen berkualitas untuk musim panen Oktober hingga Maret berikutnya.
Ghana
Ghana, yang merupakan negara tetangga Pantai Gading, menduduki posisi kedua sebagai produsen kakao terbesar. Ghana sempat menjadi penghasil kakao terbesar di dunia, namun pada 1970-an, Pantai Gading melampaui produksinya.
Pada tahun 2020, produksi kakao Ghana mencapai 800 ribu ton, dengan proyeksi kenaikan hingga 1 juta ton pada tahun-tahun berikutmya. Sama seperti Pantai Gading, tingginya curah hujan di Ghana menjadi faktor utama peningkatan produksi ini.
Sebagian besar produksi kakao di Ghana berada di bawah pengelolaan Ghana Cocoa Board (Cocobod), sebuah lembaga pemerintah yang bertugas melindungi petani dari fluktuasi harga pasar.
Cocobod juga memegang kendali atas ekspor sebagian besar kakao mentah melalui Cocoa Marketing Company.
Indonesia
Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang masuk dalam daftar produsen kakao terbesar dunia.
Sebagian besar (90 persen) perkebunan kakao di Indonesia dikelola oleh petani kecil dengan luas lahan berkisar antara 0,5 hingga 1 hektare.
Sulawesi menjadi pusat utama produksi kakao nasional, menyumbang sekitar 75 persen dari total produksi.
Provinsi seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Bengkulu menjadi daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia.
Menurut ICCO, Indonesia memproduksi 200 ribu ton kakao pada tahun 2020. Namun produksi kakao Indonesia pernah mencapai puncaknya pada 2009 dengan angka 850 ribu ton, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS).
Penurunan produksi kakao di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk serangan hama seperti Penggerek Buah Kakao (PBK) yang dapat memangkas produktivitas hingga 70 persen, serta penggunaan pestisida berlebihan yang merusak kualitas tanah.
Selain itu, banyak petani beralih ke tanaman komoditas lain seperti kelapa sawit. Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah dan sektor swasta telah meluncurkan berbagai program, termasuk Gerakan Nasional Kakao, pelatihan bagi petani, dan pengenalan teknologi inovatif guna meningkatkan kembali produktivitas kakao di Indonesia.
