Bagea Kenari, Kue Tradisional Khas Maluku Bagea Kenari, Kue Tradisional Khas Maluku

Foto: kieraha

  • RAA
  • Minggu, 01 Desember 2024 - 14:20 WIB

Bagea Kenari, Kue Tradisional Khas Maluku


Bagea kenari adalah salah satu kue tradisional khas Indonesia yang berasal dari Maluku dan Sulawesi Utara.

Kue ini memiliki tekstur yang khas, cenderung kering dan renyah, namun lembut ketika sudah dikunyah.

Rasanya yang manis dan aroma khas kenari membuat bagea menjadi salah satu camilan favorit, terutama bagi pecinta makanan tradisional.  

Asal Usul Bagea Kenari
Bagea telah menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat Maluku dan Sulawesi sejak lama. Nama bagea berasal dari kata dalam bahasa lokal yang berarti "keras," merujuk pada teksturnya yang renyah saat digigit.

Bahan utama dari bagea kenari adalah tepung sagu, yang merupakan bahan pokok masyarakat Maluku, serta kacang kenari yang melimpah di kawasan tersebut.  

Bagea juga menjadi simbol budaya lokal, sering disajikan pada acara adat, hari raya, atau sebagai oleh-oleh khas dari Maluku dan Sulawesi Utara.  

Bahan dan Cara Pembuatan
Bagea kenari terbuat dari bahan sederhana namun memiliki rasa yang kompleks. Bahan utamanya meliputi:  
- Tepung sagu : Memberikan tekstur khas kue yang agak kering dan rapuh.  
- Kacang kenari : Menambah cita rasa gurih dan aroma khas.  
- Gula pasir : Sebagai pemanis.  
- Rempah-rempah : Seperti kayu manis atau cengkeh, untuk memberikan aroma tradisional.  

Proses pembuatan bagea kenari
1. Tepung sagu disangrai terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air dan memberikan aroma yang harum.  
2. Kenari digiling kasar agar teksturnya tetap terasa.  
3. Campurkan semua bahan, termasuk tepung sagu, kenari, gula, dan rempah-rempah, hingga membentuk adonan yang dapat dibentuk.  
4. Adonan kemudian dibentuk menjadi bulat pipih atau lonjong sesuai selera.  
5. Panggang dalam oven hingga matang dan mengering.  


Kelezatan yang Menyimpan Gizi
Selain enak, bagea kenari juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik. Kacang kenari kaya akan lemak sehat, protein, dan antioksidan. Tepung sagu, meskipun tinggi karbohidrat, memberikan energi yang cukup untuk aktivitas harian.