Kota Ini Menghasilkan Perpaduan Kuliner Dari Belanda, Tiongkok, dan Jawa Kota Ini Menghasilkan Perpaduan Kuliner Dari Belanda, Tiongkok, dan Jawa

Foto : cookpad

  • RAA
  • Kamis, 04 Februari 2021 - 09:43 WIB

Kota Ini Menghasilkan Perpaduan Kuliner Dari Belanda, Tiongkok, dan Jawa


Semarang, ibu kota Jawa Tengah, dulunya adalah pusat perdagangan yang ramai sejak abad ke-16.

Tidak mengherankan jika kota ini telah mendapat pengaruh dari budaya Belanda, Tiongkok dan Jawa, yang menghasilkan perpaduan sempurna - dan ini paling terlihat pada kuliner di sekitar Semarang.

Berikut ini beberapa kuliner khas Kota Semarang yang patut Anda coba : 

Babat Gongso


Foto : ayosemarang

Babat Gongso, hidangan jeroan coklat kemerahan yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Semarang. Usus sapi dipotong dadu dan direbus dengan kecap manis dan rempah-rempah aromatik seperti daun salam, lengkuas, dan serai.

Soto Bangkong


Foto : cookpad

Apakah Anda pencinta soto sejati? Jangan lewatkan kesempatan mencicipi Soto Bangkong yang lezat. Nama makanan kuliner inj diambil dari lokasi restoran pertama yang menjualnya - perempatan Bangkong.


Hidangan ini menonjolkan kaldu ayam kekuningan bening, ayam suwir, dan bumbu spesial yang terdiri dari kunyit, ketumbar, dan merica. Soto ini sering disajikan dengan bihun, daun bawang, tauge, dan seledri.


Pisang Plenet


Foto : tempo

Pisang Plenet, pisang pipih yang dipanggang. Kuliner ini menjadi cemilan favorit anak muda setempat, cocok untuk acara malam yang menyenangkan bersama teman-teman Anda.

Buah pisang diolesi margarin, dan dibakar hingga berwarna cokelat gosong. Agar lebih menggoda diberikan taburan gula bubuk, keju, selai dan coklat.