Foto: feedingmissouri
Makna "You Are What You Eat" Dan Dampaknya Bagi Tubuh Anda
Nutrisi yang terkandung dalam makanan adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh. Pepatah "you are what you eat" menyoroti fakta bahwa makanan yang kita konsumsi secara langsung mempengaruhi struktur dan fungsi setiap sel dalam tubuh kita.
Pengaruh makanan terhadap tubuh manusia tidak hanya sebatas nutrisi. Makanan tertentu dapat memicu reaksi spesifik dalam tubuh, baik secara fisik maupun psikologis. Misalnya, makanan pedas dapat memicu sensasi panas dan merangsang emosi yang kuat, sedangkan makanan tinggi kalori seringkali dikaitkan dengan perasaan senang, dan protein dapat meningkatkan kinerja otak seperti motivasi dan konsentrasi.
Usus kita bukan hanya organ pencernaan, tetapi juga berperan penting dalam mengatur kesehatan mental kita. Miliaran bakteri di usus kita sangat dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi. Perubahan pada keseimbangan bakteri ini dapat memengaruhi produksi serotonin, hormon yang mengatur suasana hati. Makanan manis, misalnya, dapat meningkatkan produksi serotonin, sehingga membuat kita merasa lebih ceria.
Cokelat merupakan salah satu makanan yang dapat meningkatkan mood. Kandungan flavanol dan methylxanthine mampu memperbaiki suasana hati menjadi lebih baik. Melansir dari jurnal Depression and Anxiety, terjadi penurunan depresi sebesar 57 persen pada kelompok yang mengonsumsi coklat secara rutin.
Selain itu, cokelat juga dapat memperbaiki kualitas tidur anda. Terdapat sebuah penelitian mengenai coklat yang tertulis dalam Journal of Hypertension.
Dalam riset tersebut, ada 32 orang yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu yang mengonsumsi coklat dan tidak.
Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi kakao memiliki kemampuan mengingat lebih baik daripada yang tidak.
Hal ini membuktikan kakao mampu mencegah efek fisiologis dari kurang tidur.
