Raw Cacao Timurasa Indonesia
Sejarah Cokelat Dikonsumsi Sebagai Minuman
Cokelat, dengan segala bentuk olahannya yang menggugah selera, telah berhasil memikat hati banyak orang. Bahan utama cokelat adalah biji kakao yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Menariknya, sebelum menjadi camilan populer seperti sekarang, cokelat awalnya dikonsumsi sebagai minuman oleh para bangsawan di zaman kuno.
Berdasarkan penelitian Sophie dan Michael Coe, bukti konsumsi cokelat pertama kali muncul di peradaban Mesoamerika kuno, seperti Olmec, sekitar 3.000-4.000 tahun yang lalu. Penemuan situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras, yang diperkirakan berasal dari tahun 1100-1400 SM, semakin memperkuat hal ini.
Selain sebagai minuman, biji kakao diduga juga digunakan sebagai pemanis alami untuk minuman beralkohol dan obat-obatan pada masa lalu. Bukti kuat tentang konsumsi cokelat ditemukan pada tembikar suku Maya kuno di Guatemala, yang diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-5 SM. Minuman cokelat pada masa itu dianggap sangat istimewa dan menjadi simbol status sosial yang tinggi di kalangan masyarakat Maya.
Perjalanan cokelat ke Eropa dimulai ketika delegasi Kekchi dari Guatemala mempersembahkan minuman cokelat kepada istana Spanyol pada tahun 1544. Meskipun awalnya dianggap pahit, orang Eropa kemudian menemukan cara untuk menyukainya dengan menambahkan pemanis seperti madu atau gula.
Minuman cokelat menjadi tren di kalangan elit Eropa sejak awal abad ke-17, terutama di Spanyol. Meskipun awalnya dikonsumsi sebagai minuman, inovasi terus berkembang. Pada tahun 1847, cokelat padat pertama kali diperkenalkan. Orang Eropa lebih menyukai rasa cokelat yang lebih murni dan mengurangi penggunaan rempah-rempah khas Mesoamerika, kecuali vanila.
Promo 11/11 kembali hadir, nantikan berbagai penawaran menarik untuk produk-produk terbaik Timurasa Indonesia, kunjungi marketplace kesayangan anda. Timurasa Indonesia tersedia di Tokopedia, Shopee, Lazada, & Blibli.
