Tahapan Pemanggangan Biji Kopi Tahapan Pemanggangan Biji Kopi

Foto: harianjogja

  • RAA
  • Minggu, 20 Oktober 2024 - 21:42 WIB

Tahapan Pemanggangan Biji Kopi


Pemanggangan biji kopi adalah salah satu tahap terpenting dalam menghasilkan kopi berkualitas.

Proses ini mengubah biji kopi mentah yang berwarna hijau menjadi biji yang dapat digiling dan diseduh. 


Setiap metode pemanggangan memberikan profil rasa yang berbeda, dan inilah yang membuat kopi begitu beragam. 

Pemanggangan Ringan (Light Roast)
Pemanggangan ringan mempertahankan sebagian besar karakteristik asli biji kopi. Biji dipanggang pada suhu sekitar 180°C hingga 205°C, hingga mencapai bunyi retakan pertama (first crack) tanpa mencapai retakan kedua.

Karakteristik utama dari kopi dengan pemanggangan ringan adalah tingkat keasaman yang lebih tinggi dan rasa yang lebih cerah serta segar.

Ini cocok untuk mereka yang ingin menikmati nuansa rasa yang lebih kompleks dan buah-buahan dari biji kopi.


Pemanggangan Sedang (Medium Roast)
Pada pemanggangan sedang, suhu pemanggangan berkisar antara 210°C hingga 220°C.

Biji kopi akan mulai mengembangkan karakteristik yang lebih seimbang antara keasaman, manis, dan aroma yang lebih kaya. 

Jenis pemanggangan ini populer di kalangan penikmat kopi karena menghasilkan keseimbangan yang baik antara rasa asli biji kopi dan aroma khas dari proses pemanggangan.

Pemanggangan Sedang-Gelap (Medium-Dark Roast)
Metode ini berada di antara pemanggangan sedang dan gelap. Suhu pemanggangan sekitar 225°C hingga 230°C, biasanya berhenti tepat setelah retakan kedua mulai terdengar. 

Kopi dengan pemanggangan sedang-gelap memiliki rasa yang lebih penuh, dengan sedikit kekentalan dan aroma karamel yang lebih terasa. Ini juga dapat mengurangi tingkat keasaman biji kopi, membuatnya lebih lembut di lidah.

Pemanggangan Gelap (Dark Roast)
Pemanggangan gelap terjadi pada suhu di atas 230°C dan sering kali mencapai retakan kedua. Pada tahap ini, banyak karakteristik asli biji kopi yang hilang dan digantikan dengan rasa yang lebih kuat dari pemanggangan itu sendiri. 

Kopi dengan pemanggangan gelap biasanya memiliki rasa yang pahit dengan nuansa cokelat hitam atau aroma seperti asap. Keasaman hampir hilang, membuat rasa kopi lebih halus dan kuat.


Pemanggangan Sangat Gelap (Extra Dark Roast)
Pada metode ini, biji kopi dipanggang pada suhu di atas 240°C. Pemanggangan ini menghasilkan rasa yang sangat pekat dan pahit, dengan aroma asap yang dominan. 

Biasanya biji kopi yang sudah dipanggang sangat gelap akan memiliki permukaan yang berminyak, menandakan minyak dalam biji telah keluar karena suhu tinggi.

Rasa asli biji kopi hampir sepenuhnya hilang, dan yang tersisa hanyalah cita rasa dari proses pemanggangan.