Mi Gomak, Spagetinya Batak Mi Gomak, Spagetinya Batak

Foto: masakapahariini

  • RAA
  • Rabu, 16 Oktober 2024 - 09:45 WIB

Mi Gomak, Spagetinya Batak


Jika Anda ingin menikmati kuliner khas Batak, mi gomak adalah salah satu pilihan yang legendaris. Makanan dari Sumatera Utara ini sering dijuluki sebagai "spageti Batak" karena tekstur dan bentuknya yang mirip dengan spageti.

Dilansir dari kompas.com, bagi mereka yang tinggal jauh dari kampung halaman, mi gomak seringkali mengingatkan akan masa-masa sekolah, di mana makanan ini banyak dijual di kantin.

Namun tidak banyak yang tahu tentang asal-usul mi gomak yang menyimpan cerita menarik di balik kelezatannya.

Dari sekian banyak hidangan khas Batak, mi gomak memiliki keistimewaan tersendiri. Hal ini terkait dengan tradisi penyajiannya, yang sebagian masih dipertahankan hingga sekarang.

Sejak zaman dulu, mi gomak disajikan dengan cara unik, yaitu menggunakan tangan untuk menyusun bahan-bahan di piring atau mangkuk.

Istilah "gomak" dalam bahasa setempat berarti menjumput dengan tangan. Itulah alasan mi ini disebut "mi gomak", karena proses penyajiannya dilakukan dengan menjumput mi menggunakan tangan dan meletakkannya di piring.

Meskipun saat ini banyak pedagang yang menyajikan mi dengan sendok atau garpu, ada juga yang masih memegang tradisi dengan cara "digomak", tentu saja dengan menggunakan sarung tangan agar tetap higienis.

Bentuk dan penyajian mi gomak sering membuatnya disebut sebagai spageti ala Batak. Mi ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan mi pada umumnya. Teksturnya kenyal dan tidak mudah patah saat dimasak, mirip dengan spageti.

Mi gomak terbuat dari mi lidi, yakni mi kering dari tepung terigu yang dibentuk menyerupai batang lidi yang tebal dan lurus.

Yang membedakannya adalah bumbu khas yang kaya rempah, terutama andaliman, merica khas Toba yang hanya tumbuh di Sumatera Utara.

Mi gomak biasanya disajikan dalam dua varian, yaitu mi goreng atau mi kuah. Untuk melengkapi hidangan ini, mi gomak sering disajikan bersama tempe goreng, tahu goreng, telur rebus, atau pisang goreng. Mi gomak juga sering dijadikan pelengkap pada hidangan lain, seperti gado-gado, pecel, atau lontong Medan.