Kebyar Duduk, Tari Yang Terinspirasi Dari Gamelan Gong Kebyar Kebyar Duduk, Tari Yang Terinspirasi Dari Gamelan Gong Kebyar

Foto : dictio

  • RAA
  • Kamis, 28 Januari 2021 - 20:06 WIB

Kebyar Duduk, Tari Yang Terinspirasi Dari Gamelan Gong Kebyar


Kebyar duduk adalah tarian Bali ciptaan I Mario dan pertama kali dipentaskan pada tahun 1925. 


Terinspirasi dari perkembangan gamelan gong kebyar yang serba cepat, nama kebyar duduk diambil dari posisi duduk dan setengah duduk yang dilakukan oleh para penari. 


Tarian kebyar duduk pertama kali dipertunjukkan pada tahun 1925 dan dirancang oleh I Ketut Marya (lebih dikenal di Barat sebagai I Mario) dari Tabanan, Bali. 

Dalam mendesain tari kebyar duduk, I Mario dipengaruhi oleh inovasi terkini dalam gamelan Bali yang memungkinkan interpretasi musik serta tempo yang cepat. 


Perkembangan yang dikenal dengan gamelan gong kebyar ini sejak awal diwujudkan dalam tarian legong (khususnya kebyar legong) yang menjadi inspirasi I Mario.

I Mario kemudian mengembangkan tarian lebih jauh, menambahkan instrumen panjang dengan gong ketel terbalik yang dikenal sebagai trompong; Bentuk ini dikenal sebagai kebyar trompong, meskipun kebyar duduk asli tetap merupakan ciptaan I Mario yang paling terkenal. 


"Kebyar" dalam bahasa Bali berarti "kilatan" dan dalam musik menggambarkan perubahan volume dan tempo yang dinamis dan tiba-tiba.


Nama kebyar duduk diambil dari cara tarian ini dibawakan: gerakan penari hampir seluruhnya melakukan koreografi dalam posisi hampir duduk.


Tarian ini diklasifikasikan sebagai tarian "bebancihan" (androgini), berlawanan dengan tarian "halus" dari karakter pria dan wanita heroik seperti Rama dan Sita, dan bentuk keras atau "kuat" seperti tarian baris.