Foto: pixabay
Jenis-Jenis Roasting Kopi
Setiap cangkir kopi memiliki cita rasa unik, bukan hanya karena jenis kopi, tapi juga proses roasting-nya. Jenis roasting yang berbeda pada biji kopi yang sama akan menghasilkan rasa yang berbeda pula. Untuk mendapatkan kopi nikmat, penting memahami proses roasting. Umumnya, ada empat level roasting: light roast, medium roast, dark roast, dan extra dark roast.
Roasting kopi adalah proses pemanggangan biji kopi hijau untuk mengeluarkan aroma dan cita rasa yang tersimpan di dalamnya. Biji kopi tersebut dipanggang pada suhu dan waktu tertentu hingga warnanya berubah menjadi cokelat.
Light Roast
Light roast adalah level roasting kopi pertama, di mana biji kopi dipanggang pada suhu 180-205 derajat Celcius. Proses pemanggangan yang relatif singkat ini menghasilkan kopi dengan kandungan kafein dan asam yang tinggi, serta aroma buah dan sedikit rasa asam. Karena belum terlalu lama dipanggang, biasanya minyak pada biji kopi belum muncul.
Medium Roast
Medium roast adalah tahap pemanggangan kopi yang lebih lanjut dari light roast. Biji kopi dipanggang pada suhu 210 derajat Celcius hingga warnanya menjadi cokelat. Kopi medium roast biasanya tidak memiliki minyak di permukaannya, memiliki kadar kafein sedikit lebih rendah, dan menghasilkan rasa, aroma, serta tingkat keasaman yang seimbang.
Extra Dark Roast
Extra dark roast adalah level roasting kopi tertinggi, di mana biji kopi dipanggang pada suhu 240-250 derajat Celcius. Meskipun kadar kafeinnya semakin rendah, warna biji kopi menjadi sangat gelap, hampir hitam, dan minyak di permukaannya lebih banyak dibandingkan level roasting lainnya. Rasa kopi yang dihasilkan cenderung pahit dengan sentuhan rasa gosong dan berasap, serta hampir kehilangan cita rasa aslinya karena proses pemanggangan yang lama dan suhu tinggi.
