Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan

Foto: alodokter

  • RAA
  • Minggu, 18 Agustus 2024 - 19:13 WIB

Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan


Jengkol adalah salah satu makanan yang populer di Indonesia. Di satu sisi, jengkol memiliki banyak penggemar karena rasa dan teksturnya yang khas, namun di sisi lain, bau yang kuat dan efek samping tertentu membuat banyak orang menghindarinya. 

Meskipun demikian, jengkol ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan yang sering tidak diketahui.

Berikut ini beberapa diantaranya : 

Sumber Protein Nabati
Jengkol merupakan salah satu sumber protein nabati yang baik. Protein diperlukan tubuh untuk memperbaiki sel-sel dan jaringan, mendukung pertumbuhan, serta menjaga keseimbangan enzim dan hormon. Mengkonsumsi jengkol dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, terutama bagi mereka yang mengurangi konsumsi daging.

Kaya Serat
Jengkol mengandung serat yang cukup tinggi. Serat ini penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, mencegah sembelit, dan menurunkan resiko penyakit jantung. Serat juga membantu mengontrol kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Mengandung Antioksidan
Jengkol kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol. Antioksidan berfungsi melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan juga dapat memperlambat proses penuaan.

Menjaga Kesehatan Tulang
Jengkol mengandung kalsium dan fosfor yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kalsium adalah mineral penting yang membantu mempertahankan kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama pada usia lanjut.


Meskipun memiliki banyak manfaat, jengkol juga bisa menimbulkan beberapa efek samping yang perlu diperhatikan:

Bau Tidak Sedap
Salah satu alasan mengapa banyak orang enggan mengonsumsi jengkol adalah bau tidak sedap yang dihasilkannya, baik dari napas maupun air seni setelah dikonsumsi. Bau ini disebabkan oleh kandungan asam jengkolat (jengkolic acid), yang memiliki aroma yang sangat kuat dan bisa bertahan lama.


Resiko Jengkolan
Konsumsi jengkol dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kondisi yang disebut jengkolan, yaitu gangguan kesehatan akibat penumpukan asam jengkolat dalam tubuh. Asam jengkolat bisa mengendap di ginjal dan menyebabkan nyeri saat buang air kecil, bahkan bisa mengakibatkan kerusakan ginjal. Gejala jengkolan meliputi rasa nyeri di perut bagian bawah, kesulitan buang air kecil, dan air seni yang berwarna keruh atau berdarah.

Alergi
Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap jengkol, yang dapat menyebabkan reaksi seperti gatal-gatal, ruam, atau pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Jika Anda memiliki riwayat alergi makanan tertentu, berhati-hatilah saat mengonsumsi jengkol.

Mengganggu Kesehatan Ginjal
Selain resiko jengkolan, konsumsi jengkol secara berlebihan juga dapat memperberat kerja ginjal, terutama pada mereka yang memiliki riwayat penyakit ginjal. Oleh karena itu, disarankan untuk mengkonsumsi jengkol dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.