Foto: pixabay
Tahapan Proses Pembuatan Cokelat Bubuk
Cokelat bubuk adalah salah satu bahan makanan yang paling dicintai di seluruh dunia. Rasanya yang kaya dan aromanya yang menggoda membuatnya menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan, mulai dari kue, minuman, hingga makanan penutup. Namun, tahukah Anda bagaimana cokelat bubuk ini dihasilkan? Mari kita telusuri perjalanan panjang dari biji kakao hingga menjadi bubuk cokelat yang lezat.
Panen dan Fermentasi Biji Kakao
Proses pembuatan cokelat bubuk dimulai dari pohon kakao. Buah kakao yang matang dipanen, lalu bijinya dikeluarkan dan difermentasi. Fermentasi ini penting untuk mengembangkan rasa dan aroma khas cokelat. Biji kakao yang telah difermentasi kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.
Penyangraian dan Pengupasan
Setelah kering, biji kakao disangrai untuk meningkatkan rasa dan aroma. Proses penyangraian ini juga membuat kulit biji kakao menjadi lebih mudah terlepas. Biji kakao yang telah disangrai kemudian dikupas untuk mendapatkan bagian dalamnya yang disebut nib.
Penggilingan dan Pemisahan Lemak Kakao
Nib kakao digiling hingga menjadi pasta kental yang disebut cocoa liquor. Cocoa liquor ini kemudian ditekan untuk memisahkan lemak kakao (cocoa butter) dari padatan kakao. Lemak kakao digunakan untuk membuat cokelat batangan, sementara padatan kakao diolah lebih lanjut menjadi cokelat bubuk.
Penggilingan dan Pengayakan
Padatan kakao yang tersisa digiling kembali hingga menjadi bubuk halus. Bubuk ini kemudian diayak untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut dan konsisten.
Penambahan Alkali (Opsional)
Beberapa produsen cokelat bubuk menambahkan alkali ke dalam proses untuk menghasilkan cokelat bubuk yang lebih gelap dan kurang asam. Proses ini disebut Dutch processing. Cokelat bubuk yang dihasilkan dari proses ini biasanya disebut Dutch-processed cocoa powder.
Pengemasan dan Distribusi
Cokelat bubuk yang sudah jadi dikemas dalam berbagai ukuran dan bentuk, mulai dari kemasan kecil untuk penggunaan rumah tangga hingga kemasan besar untuk keperluan industri. Cokelat bubuk kemudian didistribusikan ke seluruh dunia untuk dinikmati oleh para pecinta cokelat.
