Tiwah, Ritual Pemindahan Jenazah Unik Dari Ngaju Tiwah, Ritual Pemindahan Jenazah Unik Dari Ngaju

Foto : phinemo

  • RAA
  • Rabu, 20 Januari 2021 - 19:10 WIB

Tiwah, Ritual Pemindahan Jenazah Unik Dari Ngaju


Tiwah adalah Festival yang unik di daerah Ngaju Kalimantan Tengah, Indonesia. Tradisi ini pada dasarnya adalah ritual pemindahan jenazah, di mana tulang-tulang orang yang meninggal diambil dari kuburan, diawetkan dan akhirnya ditempatkan di sebuah osuarium.

Pesta diadakan untuk merayakan masuknya almarhum ke surga di mana mereka akan bertemu dengan para leluhur.


Orang Ngaju menganggap manusia terdiri dari tubuh fisik, yang diisi oleh 'jiwa' atau 'roh' yang dikenal sebagai hambaruan. 


Kematian berarti hambaruan meninggalkan tubuh secara permanen dan lenyap. Tubuh fisik kemudian diganti dengan sesuatu yang disebut liau, yang dapat digambarkan sebagai 'roh' dari jenazah.


Liau dibagi menjadi tiga bagian: liau dari tulang, liau dari daging dan darah, dan liau dari "roh intelek".


Tulang liau dianggap berasal dari ayah almarhum, dikaitkan dengan dunia atas dan dewa laki-laki dunia atas.


Daging dan darah liau berasal dari ibu almarhum, dan dikaitkan dengan dunia bawah dan dewa wanita dunia bawah.


Dua liaus pertama ini tetap bersama mayat, dan sampai tiwah diberlakukan, mereka tetap berada di dunia bawah.


Liau "roh kecerdasan" ketiga tetap berada di suatu tempat di surga ketiga. Namun liau ini merupakan potensi ancaman karena dapat menjelajah dunia manusia, maka liau ini harus di kuasai.


Pada ritual yang disebut tantulak liau ("mengusir jiwa yang mati"), pendeta Ngaju (basir) akan memanggil salah satu roh dunia atas (sangiang) untuk mengantar liau ini ke desa surgawi di surga ketiga. Liau ini harus tetap di sana sampai tiwah berlangsung.


Tiwah adalah upacara terpenting masyarakat Ngaju, bahkan lebih penting daripada upacara pemakaman utama yang dilakukan segera setelah kematian.


Festival Tiwah sangat penting untuk perjalanan jiwa mencapai tingkat tertinggi di surga.


Tiwah diadakan setelah beberapa bulan atau tahun setelah penguburan. Pesta Tiwah adalah acara yang besar, kompleks, mahal, dan tahan lama. Biaya satu acara berkisar antara belasan juta hingga miliaran Rupiah dan bisa berlangsung dari tiga hari hingga empat puluh hari, tergantung pada jumlah jiwa yang dikirim ke alam baka. 


Merupakan hal yang umum bahwa beberapa keluarga mengadakan Tiwah bersama sehingga mereka dapat membagi biaya hewan kurban. Biasanya ada dua hingga sepuluh festival Tiwah dalam satu tahun.