Foto: pixabay
Diet Mediterania, Diet Sehat Turun Temurun
Diet Mediterania didasarkan pada pola makan tradisional orang-orang di wilayah Mediterania, termasuk Italia, Spanyol, Yunani, dan negara-negara sekitarnya. Diet ini kaya akan makanan utama seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, dengan sedikit daging merah dan lemak jenuh.
Prinsip-Prinsip Diet Mediterania
1. Konsumsi Makanan Segar
Fokus pada konsumsi makanan segar, tidak diproses, dan minim bahan tambahan kimia.
2. Sayur dan Buah
Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan biji-bijian utuh menjadi bagian terbesar dari diet sehari-hari.
3. Minyak Zaitun
Mengganti lemak jenuh dengan minyak zaitun, yang mengandung lemak tak jenuh tunggal sehat.
4. Ikan dan Daging
Konsumsi ikan dan daging tanpa lemak seperti ayam dan kalkun lebih disukai daripada daging merah dan olahan.
5. Batasan Produk Susu
Konsumsi produk susu dalam jumlah moderat, terutama yoghurt dan keju rendah lemak.
6. Kurangi Gula dan Makanan Manis
Menghindari gula tambahan dan makanan manis, termasuk minuman manis dan camilan berkalori tinggi.
Manfaat Diet Mediterania
1. Kesehatan Jantung yang Lebih Baik
Diet Mediterania telah terbukti dapat menurunkan resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan tekanan darah tinggi.
2. Penurunan Berat Badan
Pola makan yang kaya serat dan nutrisi dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan mendukung penurunan berat badan yang berkelanjutan.
3. Perlindungan terhadap Penyakit Kronis
Diet ini dikaitkan dengan penurunan resiko untuk pengembangan diabetes tipe 2, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis kanker.
4. Kesehatan Otak yang Meningkat
Asupan tinggi asam lemak omega-3 dari ikan dan lemak tak jenuh tunggal dari minyak zaitun dapat mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif.
5. Kulit yang Lebih Sehat
Konsumsi antioksidan dari buah-buahan dan sayuran, serta lemak sehat dari minyak zaitun, dapat mendukung kesehatan kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.
