Hidangan Lezat Indonesia Tanpa Daging Hidangan Lezat Indonesia Tanpa Daging

Foto : pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 09 Januari 2021 - 10:43 WIB

Hidangan Lezat Indonesia Tanpa Daging


Hidangan tanpa sajian daging (ayam,sapi atau bebek) sebagai lauk utama apakah bisa tetap lezat? Tentunya pertanyaan ini sering Anda dengar, atau bahkan Anda sendiri yang bertanya-tanya.

Berikut ini kami bahas beberapa hidangan asli Indonesia yang tetap lezat meskipun tanpa adanya daging sebagai lauk utama : 


1. Gudeg


Gudeg terbuat dari nangka muda mentah yang direbus selama beberapa jam dengan paduan gula aren, dan santan. 

Bumbu tambahan lain diantaranya bawang putih, bawang merah, kemiri, biji ketumbar, lengkuas, daun salam, dan daun jati, dimana yang terakhir ini memberi warna khas coklat kemerahan pada hidangan khas yang lezat ini. 


2. Nasi Uduk 

Nasi uduk hampir sama dengan nasi lemak karena kedua nasi yang terbuat dari nasi kukus yang dimasak dengan santan ditambah dengan daun pandan, cengkeh dan serai.


Nasi uduk disajikan dengan bawang goreng di atasnya dengan lauk lain seperti telur bulat atau telur dadar suwir, tahu, orek tempe  sambal kentang  dan gorengan.


3. Sayur Lodeh 


Hidangan ini juga terkenal dalam masakan Jawa dan telah menyebar ke seluruh Indonesia dan daerah.

Karena migrasi orang Jawa ke negara tetangga, sayur lodeh saat ini juga populer di Malaysia dan Singapura. 

Bahan-bahan yang digunakan adalah nangka muda mentah, terong, labu siam, kacang dan daun melinjo, kacang panjang, cabai hijau, tahu dan tempe, dimasak dengan santan dan kadang diperkaya dengan kaldu ayam atau sapi.

Untuk bumbunya sendiri memakai cabai bubuk (opsional, tergantung tingkat kepedasan yang diinginkan), bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, bubuk kencur, bubuk kunyit (opsional), terasi kering, garam dan gula.


Ada dua varian utama sup sayur lodeh berdasarkan warnanya; lodeh putih dan kuning. Sayur lodeh putih kehijauan dibuat tanpa kunyit, sedangkan yang kuning keemasan ada kandungan kunyit di dalamnya.

Sayur lodeh  bisa dibilang mirip dengan sayur asem, dengan perbedaan utama pada bahan kuahnya.

Sayur lodeh berbahan dasar santan sedangkan sayur asem berbahan dasar buah tamarind/asam jawa.


Untuk menambah aroma dan rasa, resep sayur lodeh asli Jawa juga menambahkan tempe bosok. Tempe ini dikenal dengan sebutan "tempe kemarin" atau "tempe busuk" (bahasa Jawa: tempe bosok).