Cara Memperlambat Proses Oksidasi Pada Buah & Sayuran Cara Memperlambat Proses Oksidasi Pada Buah & Sayuran

Foto: pixabay

  • RAA
  • Minggu, 21 Januari 2024 - 20:14 WIB

Cara Memperlambat Proses Oksidasi Pada Buah & Sayuran


Saat buah dan sayuran dipotong, sel-selnya akan mengeluarkan enzim yang dapat bereaksi dengan oksigen di udara. Reaksi ini disebut oksidasi, yang dapat menyebabkan perubahan warna pada daging buah dan sayuran menjadi coklat atau gelap.

Perubahan warna ini biasanya tidak berbahaya dan masih dapat dikonsumsi. Namun, beberapa orang mungkin tidak menyukai perubahan warna ini.

Berikut adalah beberapa cara untuk menghentikan oksidasi pada buah dan sayuran:

Gunakan Asam Askorbat 
Asam askorbat, atau vitamin C, dapat membantu mencegah oksidasi dengan menghambat enzim yang terlibat dalam proses tersebut. Anda dapat menggunakan jus lemon, jeruk, atau buah-buahan lain yang mengandung vitamin C untuk mengaplikasikan asam askorbat pada buah dan sayuran yang telah dipotong.
 

Gunakan Air Lemon 
Air lemon juga dapat membantu mencegah oksidasi. Anda dapat merendam buah dan sayuran yang telah dipotong dalam air lemon selama beberapa menit sebelum dikonsumsi.
 

Gunakan Minyak
Minyak dapat membantu membentuk lapisan pelindung di permukaan buah dan sayuran, sehingga mencegah oksigen masuk. Anda dapat mengoleskan minyak zaitun atau minyak kacang lainnya pada buah dan sayuran yang telah dipotong.
 

Simpan di Lemari Es
Suhu dingin dapat memperlambat proses oksidasi. Oleh karena itu, simpan buah dan sayuran yang telah dipotong di lemari es sesegera mungkin.

Timurasa Indonesia membuka kesempatan bagi produk-produk lokal berkualitas untuk memasarkan produk-produk unggulannya. Mulai dari produk kuliner, printing, logistik, atau produk lainnya. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia