Makanan-Makanan Berikut Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Mentah Makanan-Makanan Berikut Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Mentah

Foto: pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:07 WIB

Makanan-Makanan Berikut Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Mentah


Bahan makanan dapat dikelompokkan menjadi dua kategori berdasarkan keamanan konsumsinya, yaitu bahan makanan yang aman dikonsumsi mentah atau setengah matang, dan bahan makanan yang berbahaya dikonsumsi mentah.

Bahan makanan yang aman dikonsumsi mentah atau setengah matang umumnya mengandung nutrisi yang lebih lengkap dan tekstur yang lebih baik. Namun ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi mentah karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan anda, berikut daftarnya:

Kentang
Kentang mentah mengandung pati yang sulit dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung. Oleh karena itu, kentang sebaiknya dimasak matang agar patinya lebih mudah dicerna dan aman untuk kesehatan.

Selain itu, kentang yang disimpan lama hingga berubah menjadi hijau juga berbahaya untuk dikonsumsi. Hal ini karena kentang yang disimpan di tempat hangat akan menghasilkan racun bernama solanin. Racun ini dapat ditandai dengan bintik-bintik hijau di kulit kentang.

Daging Unggas
Daging unggas, seperti ayam, harus dimasak matang sempurna agar aman dikonsumsi. Hal ini karena daging unggas mentah dapat mengandung bakteri berbahaya, seperti salmonela dan campylobacter. Bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan keracunan makanan, yang ditandai dengan gejala seperti mual, muntah, diare, dan demam.

Bakteri salmonela dan campylobacter biasanya mengkontaminasi unggas saat proses penyembelihan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan daging unggas dimasak matang sebelum dikonsumsi.

Telur
Telur mentah atau setengah matang sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat mengandung bakteri berbahaya, seperti salmonela. Bakteri salmonela dapat menyebabkan keracunan makanan, yang ditandai dengan gejala seperti mual, muntah, diare, dan demam.

Untuk membunuh bakteri salmonela, telur harus dimasak hingga suhu minimal 62 derajat Celcius. Hal ini dapat dilakukan dengan memasak telur hingga matang sempurna, yaitu putih telur dan kuning telurnya kokoh.

Jika Anda membutuhkan telur setengah matang untuk resep tertentu, sebaiknya gunakan telur pasteurisasi atau yang sudah disterilkan. Telur pasteurisasi adalah telur yang telah dipanaskan hingga suhu 60 derajat Celcius selama 15 menit. Telur sterilisasi adalah telur yang telah dipanaskan hingga suhu 100 derajat Celcius selama 30 menit.

Timurasa Indonesia membuka kesempatan bagi produk-produk lokal berkualitas untuk memasarkan produk-produk unggulannya. Mulai dari produk kuliner, printing, logistik, atau produk lainnya. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia