Agar Anda Terhindar Dari Potensi Kanker Ketika Membakar Daging Agar Anda Terhindar Dari Potensi Kanker Ketika Membakar Daging

Foto: pixabay

  • RAA
  • Sabtu, 06 Januari 2024 - 17:32 WIB

Agar Anda Terhindar Dari Potensi Kanker Ketika Membakar Daging


Daging yang dibakar atau dipanggang dalam suhu tinggi berpotensi memicu kanker. Hal ini disebabkan karena suhu tinggi memecah asam amino kreatin sehingga membentuk bahan kimia amina heterosiklik (HCA). Senyawa inilah yang menjadi pemicu sel kanker.

Lakukan hal-hal berikut untuk mencegah terjadinya kanker karena daging bakar yang anda konsumsi.

Ganti Daging Yang Dibakar
Sebuah studi dari Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi daging merah memiliki potensi lebih tinggi terkena kanker.

Beberapa daging yang memiliki HCA tinggi antara lain dada ayam, daging babi, steak, hamburger, dan salmon.

Disarankan untuk menggunakan potongan daging tanpa lemak, sementara untuk ikan dan unggas, anda dapat menghilangkan kulitnya.

Metode Mencairkan Daging
Mencairkan daging pada suhu ruangan akan menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya pada daging sebelum dibakar. Sebaiknya anda meletakkan daging beku di laci bawah lemari es, atau anda dapat memasukkan daging beku di wadah plastik tertutup, kemudian masukkan air dingin.

Hindari Bagian Gosong
Hindari bagian kehitaman atau gosong pada daging yang dibakar. Ketika membakar daging memang sebaiknya anda memasaknya selama enam menit di kedua sisi. Penelitian membuktikan membakar daging selama 10 menit pada setiap sisinya justru meningkatkan potensi kanker sebesar 70 persen.

Mari bergabung berkontribusi kepada para petani lokal Indonesia dengan menjadi reseller produk-produk Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia