Foto: pixabay
Ingin Jadi Executive Chef? Ini Dia Tingkatan Yang Harus Dilalui
Menurut Culinary Schools, executive chef adalah kepala koki yang bertanggung jawab atas semua aspek operasional dapur, mulai dari pengembangan menu hingga manajemen staf. Executive chef adalah posisi puncak di industri kuliner, dan untuk mencapai posisi ini, seorang koki harus memiliki pengalaman, kreativitas, dan keterampilan manajemen yang mumpuni.
Meskipun beberapa executive chef berasal dari pendidikan non-formal, mereka berhasil meraih posisi ini dengan pengalaman dan kerja keras selama bertahun-tahun. Sebelum menjadi executive chef, seorang koki biasanya harus terlebih dahulu menjabat sebagai sous chef, atau asisten chef, yang bertanggung jawab atas sebagian administrasi dapur.
Selain pengalaman dan keterampilan, seorang executive chef juga sebaiknya memiliki pendidikan formal yang lebih tinggi dari International Baccalaureate (IB). Pendidikan yang disarankan adalah lulusan SMA sederajat dengan tambahan 3 komponen wajib di bidang tertentu, seperti kuliner, manajemen, atau bisnis.
Sebelum menjadi kepala koki, berikut beberapa tingkatan yang harus dilalui:
1. Cook helper
Cook helper adalah asisten koki yang bertugas membantu dalam persiapan dan penyelesaian makanan. Tugas-tugasnya meliputi:
*Menyiapkan bahan makanan, seperti mencuci, membersihkan, mengupas, memotong, dan mencincang.
*Memasak makanan sesuai dengan instruksi koki.
*Menata makanan dan menyajikannya kepada pelanggan.
Peserta didik perhotelan bidang F&B service biasanya akan dimagangkan di posisi ini untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi koki.
2. Cook/Commis
Commis adalah posisi awal dalam karier koki. Mereka bekerja di bawah pengawasan chef de partie dan bertanggung jawab atas tugas-tugas persiapan makanan, seperti memotong bahan, membersihkan produk-produk makanan, dan membantu dalam proses memasak.
3. Demi Chef de partie
Demi chef de partie adalah posisi yang mirip dengan koki pada umumnya, tetapi tanggung jawabnya lebih luas. Selain bertanggung jawab atas standar rasa, mereka juga bertanggung jawab atas pengadaan bahan.
4. Chef de partie
Chef de partie bertanggung jawab atas kontrol kualitas makanan di dapur. Mereka melaporkan langsung kepada sous chef atau executive chef. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab atas pengadaan bahan, memasak, dan memastikan SOP dapur berjalan sesuai dengan arahan executive chef.
5. Sous Chef
Setiap chef memiliki asisten yang disebut sous chef. Sous chef bertanggung jawab atas operasional dapur, termasuk membantu menjalankan administrasi dapur. Selain itu, sous chef juga bertanggung jawab atas kontrol kualitas makanan, biaya makanan, dan memastikan standar makanan sudah aman sesuai dengan arahan executive chef.

Mari bergabung berkontribusi kepada para petani lokal Indonesia dengan menjadi reseller produk-produk Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia
