Foto: pixabay
Ternyata Kopi Tubruk Bukan Berasal Dari Indonesia
Kopi tubruk, minuman kopi yang diracik dengan cara mencampurkan kopi dan gula, kemudian disiram dengan air panas, merupakan minuman yang populer di Indonesia. Namun, siapa sangka bahwa kopi tubruk bukanlah racikan khas Indonesia.
Cara meracik kopi tubruk sebenarnya berasal dari Timur Tengah. Di daerah tersebut, kopi telah dikonsumsi sejak abad ke-15. Awalnya, kopi dicampur dengan rempah-rempah, seperti kapulaga dan kayu manis. Namun, seiring berjalannya waktu, kopi mulai diracik dengan gula saja.
Pada abad ke-16, kopi dibawa oleh para pedagang Turki ke Eropa. Di Eropa, kopi dikenal dengan nama Turkish Coffee. Kopi Turki dibuat dengan cara yang sama dengan kopi tubruk, yaitu tanpa proses penyaringan. Ampas kopi akan mengendap di dasar cangkir.
Tradisi minum kopi Turki menyebar ke berbagai negara di Eropa, termasuk Indonesia. Di Indonesia, kopi Turki dikenal dengan nama kopi hitam, kopi tubruk, atau kopi selem.
Kopi tubruk memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan kopi yang disaring. Pertama, kopi tubruk memiliki rasa yang lebih kuat karena ampasnya tidak disaring. Kedua, kopi tubruk lebih mudah dibuat karena tidak memerlukan alat penyaring.
Kopi tubruk merupakan minuman yang cocok untuk dinikmati di pagi hari. Rasanya yang kuat dapat memberikan energi untuk memulai hari.
Kini telah hadir kopi khas Indonesia dari Timurasa, tersedia dalam berbagai varian kopi seperti arabika, robusta, dan house blend Timurasa Indonesia. Klik timurasa.com atau login ke Instagram @timurasaindonesia
